<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sawit - Index Sumut</title>
	<atom:link href="https://indexsumut.com/tag/sawit/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indexsumut.com</link>
	<description>Informasi Ekonomi Bisnis Sumatera Utara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Nov 2023 12:02:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2024/01/cropped-Picsart_24-01-25_12-15-52-592-32x32.png</url>
	<title>Sawit - Index Sumut</title>
	<link>https://indexsumut.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Oil Palm Maraton Jadi Ajang Perkenalkan UMKM Turunan Sawit</title>
		<link>https://indexsumut.com/2023/11/26/oil-palm-maraton-jadi-ajang-perkenalkan-umkm-turunan-sawit/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=oil-palm-maraton-jadi-ajang-perkenalkan-umkm-turunan-sawit</link>
					<comments>https://indexsumut.com/2023/11/26/oil-palm-maraton-jadi-ajang-perkenalkan-umkm-turunan-sawit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[S]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Nov 2023 12:02:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headlines]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sergai]]></category>
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indexsumut.com/?p=1516</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="674" height="450" src="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231126-WA0004-674x450.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231126-WA0004-674x450.jpg 674w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231126-WA0004-300x200.jpg 300w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231126-WA0004-768x513.jpg 768w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231126-WA0004.jpg 800w" sizes="(max-width: 674px) 100vw, 674px" /></p><p>Index Sumut &#8211; Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati (Wabup) Sergai...</p>
<p>The post <a href="https://indexsumut.com/2023/11/26/oil-palm-maraton-jadi-ajang-perkenalkan-umkm-turunan-sawit/">Oil Palm Maraton Jadi Ajang Perkenalkan UMKM Turunan Sawit</a> first appeared on <a href="https://indexsumut.com">Index Sumut</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img width="674" height="450" src="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231126-WA0004-674x450.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231126-WA0004-674x450.jpg 674w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231126-WA0004-300x200.jpg 300w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231126-WA0004-768x513.jpg 768w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231126-WA0004.jpg 800w" sizes="(max-width: 674px) 100vw, 674px" /></p><p><a href="http://indexsumut.com">Index Sumut</a> &#8211; Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati (Wabup) Sergai H. Adlin Tambunan mengikuti Oil Palm Maraton 2023 &#8220;Run For Sustainable Oil Palm&#8221;, yang diselenggarakan di Areal Perkebunan Kelapa Sawit PT Socfin Indonesia, Kebun Bangun Bandar, Dolok Masihul, Sabtu (25/11/2023).</p>
<p>Oil Palm Maraton ini dilaksanakan dalam 4 kategori yaitu Full Marathon 42 kilometer, Half Marathon 21 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer.</p>
<p>Dalam sambutannya, atas nama Pemkab Sergai Bupati Sergai mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya acara ini.</p>
<p>“Oil Palm Maraton ke-3 yang sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun 2019 dan 2022. Kegiatan oil palm merupakan lomba maraton yang menggunakan jalan sekitar kawasan kebun Bangun Bandar, PT. Socfin Indonesia, Kabupaten Sergai, Provinsi Sumatera Utara,” jelasnya.</p>
<p>Perkebunan sawit ini, sebut Darma Wijaya, merupakan salah satu area yang menarik untuk dikembangkan menjadi tujuan favorit wisata lari buat masyarakat Indonesia, bahkan manca negara.</p>
<p>Menurutnya, para peserta dapat menikmati indahnya alam di perkebunan sawit Kabupaten Sergai, yang didukung oleh fasilitas jalan yang cukup memadai dan serta kontur jalan berbukit dan berkelok-kelok sebagai lintasan lomba ditambah suasana sejuk dan asri di bawah rerimbunan pohon sawit.</p>
<p>“Lari maraton berskala internasional ini bisa dikatakan sebagai sport tourism di mana peserta yang sebagian besar merupakan masyarakat umum dapat menikmati bentang alam sembari berolahraga. Semoga para peserta melihat dan merasakan sensasi berlari di perkebunan sawit kita yang dipenuhi oleh pohon-pohon sawit yang usianya bisa mencapai 25 tahun,” jelasnya.</p>
<p>Event ini harap Bupati bisa menjadi ajang promosi produk UMKM dan wisata Kabupaten Sergai. Ia juga mengharapkan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit siap untuk mendukung Oil Palm Maraton ini agar bisa diadakan secara berkelanjutan di tahun 2024 mendatang di Kabupaten Sergai.</p>
<p>“Semoga dengan adanya Oil Palm Maraton bisa semakin mengenalkan UMKM turunan sawit, membantu masyarakat sekitar, dan menggerakkan ekonomi daerah di Kabupaten Sergai. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkhusus Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan Direktur Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit selaku tuan rumah yang telah membuat kegiatan ini,” tandasnya.</p>
<p>Oil Palm Maraton ini diikuti oleh para pelari lokal Sergai dan pelari nasional dari sejumlah daerah seperti Medan, Jakarta, Riau, Labuhanbatu, Asahan, dan Asahan. Selain itu ikut pula belasan pelari dari mancanegara yaitu Kenya dan Malaysia.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan ini di antaranya Polres Sergai AKBP. Oxy Yudha Pratesta, SIK, Dandim 0204/DS Letkol. Czi. Yoga Febrianto, SH, M.Si, perwakilan GAPKI sejumlah daerah, Ketua TP-PKK Sergai Ny. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Ketua GOPTKI Ny. Aini Zetara Adlin Tambunan, para Staf Ahli, Asisten, para Kepala OPD, Camat, masyarakat. (T)</p><p>The post <a href="https://indexsumut.com/2023/11/26/oil-palm-maraton-jadi-ajang-perkenalkan-umkm-turunan-sawit/">Oil Palm Maraton Jadi Ajang Perkenalkan UMKM Turunan Sawit</a> first appeared on <a href="https://indexsumut.com">Index Sumut</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indexsumut.com/2023/11/26/oil-palm-maraton-jadi-ajang-perkenalkan-umkm-turunan-sawit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ditopang Rendahnya Produksi, Harga CPO Menguat</title>
		<link>https://indexsumut.com/2023/11/22/ditopang-rendahnya-produksi-harga-cpo-menguat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ditopang-rendahnya-produksi-harga-cpo-menguat</link>
					<comments>https://indexsumut.com/2023/11/22/ditopang-rendahnya-produksi-harga-cpo-menguat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[S]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 02:02:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headlines]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[CPO]]></category>
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indexsumut.com/?p=1375</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="480" height="320" src="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/1695910804-1600x1067-1.webp" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/1695910804-1600x1067-1.webp 480w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/1695910804-1600x1067-1-300x200.webp 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /></p><p>Index Sumut &#8211; Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) menguat pada...</p>
<p>The post <a href="https://indexsumut.com/2023/11/22/ditopang-rendahnya-produksi-harga-cpo-menguat/">Ditopang Rendahnya Produksi, Harga CPO Menguat</a> first appeared on <a href="https://indexsumut.com">Index Sumut</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img width="480" height="320" src="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/1695910804-1600x1067-1.webp" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/1695910804-1600x1067-1.webp 480w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/11/1695910804-1600x1067-1-300x200.webp 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /></p><p dir="ltr"><a href="http://indexsumut.com">Index Sumut</a> &#8211; Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD)<i> </i>menguat pada Selasa (21/11/2023).</p>
<p dir="ltr">Penguatan tersebut ditopang oleh rendahnya produksi CPO Malaysia ditambah lagi tanda-tanda peningkatan permintaan kedelai di China. Meskipun penurunan ekspor membatasi kenaikan tersebut.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan data BMD pada penutupan Selasa (21/11/2023), kontrak berjangka CPO untuk Desember 2023 naik 16 Ringgit Malaysia menjadi 3.819 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Januari 2024 meningkat 17 Ringgit Malaysia menjadi 3.907 Ringgit Malaysia per ton.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, kontrak berjangka CPO Februari 2024 naik 19 Ringgit Malaysia menjadi 3.953 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Maret 2024 bertambah 16 Ringgit Malaysia menjadi 3.974 Ringgit Malaysia per ton.</p>
<p dir="ltr">Sedangkan kontrak berjangka CPO April 2024 terkerek 14 Ringgit Malaysia menjadi 3.969 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Mei 2024 meningkat 14 Ringgit Malaysia menjadi 3.953 Ringgit Malaysia per ton.</p>
<p dir="ltr">“Bulan ini, produksi di Malaysia rendah, dan tingginya permintaan biodiesel membuat pasar tetap kuat. Harga minyak kedelai saingannya yang kuat telah mendukung pasar,” kata Mitesh Saiya, manajer perdagangan di perusahaan perdagangan Kantilal Laxmichand and Co yang berbasis di Mumbai dikutip dari Hellenicshippingnews.</p>
<p dir="ltr">Impor kedelai China dari Brazil naik 71% pada bulan Oktober dibandingkan tahun sebelumnya, data menunjukkan pada hari Senin, didorong oleh harga yang lebih murah menyusul panen yang kuat.</p>
<p dir="ltr">Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian, DBYcv1, turun 0,4%, sedangkan kontrak minyak sawit DCPcv1 turun 0,7%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 turun 1%.</p>
<p dir="ltr">Minyak kelapa sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak terkait saat mereka bersaing untuk mendapatkan bagian di pasar minyak nabati global.</p>
<p dir="ltr">Ekspor produk minyak sawit Malaysia pada 1-20 November terlihat turun sekitar 2% dibandingkan dengan periode yang sama bulan lalu, data dari surveyor kargo Intertek Testing Services dan perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia menunjukkan pada hari Senin.</p>
<p dir="ltr">Ekspor minyak sawit Indonesia pada bulan September turun 21% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, menurut data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) pada hari Selasa.</p>
<p dir="ltr">Fitch Ratings memperkirakan harga minyak sawit mentah akan turun secara signifikan pada tahun 2024 karena produksi dapat meningkat karena cuaca yang mendukung.</p>
<p dir="ltr">Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya sedang mengembangkan sistem baru untuk melacak asal usul kelapa sawit dan kredibilitas lingkungannya sebagai tanggapan atas permintaan pembeli akan bukti keberlanjutan. (*)</p>
<p dir="ltr">* dikutip dari investor.id</p><p>The post <a href="https://indexsumut.com/2023/11/22/ditopang-rendahnya-produksi-harga-cpo-menguat/">Ditopang Rendahnya Produksi, Harga CPO Menguat</a> first appeared on <a href="https://indexsumut.com">Index Sumut</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indexsumut.com/2023/11/22/ditopang-rendahnya-produksi-harga-cpo-menguat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Legalitas Industri Sawit Di Indonesia Masih Dipertanyakan</title>
		<link>https://indexsumut.com/2023/10/26/legalitas-industri-sawit-di-indonesia-masih-dipertanyakan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=legalitas-industri-sawit-di-indonesia-masih-dipertanyakan</link>
					<comments>https://indexsumut.com/2023/10/26/legalitas-industri-sawit-di-indonesia-masih-dipertanyakan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[S]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Oct 2023 12:50:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headlines]]></category>
		<category><![CDATA[GAPKI]]></category>
		<category><![CDATA[IPOS Forum]]></category>
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indexsumut.com/?p=795</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="750" height="423" src="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231026_104019-750x423.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231026_104019-750x423.jpg 750w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231026_104019-300x169.jpg 300w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231026_104019-768x433.jpg 768w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231026_104019.jpg 800w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p><p>MEDAN, Index Sumut &#8211; Industri Kelapa Sawit di Indonesia masih memiliki banyak tantangan, salah satunya...</p>
<p>The post <a href="https://indexsumut.com/2023/10/26/legalitas-industri-sawit-di-indonesia-masih-dipertanyakan/">Legalitas Industri Sawit Di Indonesia Masih Dipertanyakan</a> first appeared on <a href="https://indexsumut.com">Index Sumut</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img width="750" height="423" src="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231026_104019-750x423.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231026_104019-750x423.jpg 750w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231026_104019-300x169.jpg 300w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231026_104019-768x433.jpg 768w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231026_104019.jpg 800w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p><p>MEDAN, <a href="http://indexsumut.com">Index Sumut</a> &#8211; Industri Kelapa Sawit di Indonesia masih memiliki banyak tantangan, salah satunya banyak perkebunan sawit yang sudah memiliki legalitas seperti HGU, namun dinyatakan masuk dalam kawasan hutan.</p>
<p>Sebagaimana tema yang diangkat pada Indonesian Palm Oil Stakeholders Forum (IPOS Forum) ke-8 yang digelar GAPKI Cabang Sumut, &#8220;Legalitas Tidak Menjamin Kenyamanan dan Keamanan Investasi Usaha Perkelapasawitan Nasional?&#8221;</p>
<p>Ketua Umum (Ketum) Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono mengatakan, sesuai dengan tema acara &#8220;Legalitas Tidak Menjamin Kenyamanan dan Keamanan Investasi Usaha Perkelapasawitan Nasional?&#8221;, saat ini banyak investor maupun petani yang memiliki HGU atau SHM ternyata masih bisa tidak aman, masih bisa tiba-tiba masuk dalam kawasan hutan.</p>
<p>&#8220;Sekarang teman-teman yang sudah punya legalitas seperti HGU pun ternyata belum punya kepastian hukum, tiba-tiba masuk ke dalam kawasan hutan. Termasuk di Sumatera Utara juga demikian, ada beberapa anggota yang HGU nya masuk dalam kawasan hutan. Nah seperti itulah yang terjadi. Artinya yang sudah punya legalitas berdasarkan UU Agraria No.5/1990, ternyata masih belum ada kepastian hukum,&#8221; ujar Eddy pada IPOS Forum yang digelar di Santika Dyandra Premiere Convention Center Medan, Kamis (26/10).</p>
<p>Eddy menyebutkan, GAPKI akan terus memperjuangkan hak anggotanya dan meminta kepada Kementerian ATR BPN harus benar-benar mempertahankan HGU yang sudah diterbitkan, jangan sampai Kementerian sendiri malah goyah dengan adanya surat dari Kementerian KLHK.</p>
<p>&#8220;Justru kita berterimakasih dengan adanya Satgas Sawit. Satgas Sawit itu bisa menjadi wasit atas terjadinya ketidaksinkronan ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, permasalahan ini terjadi sejak dikeluarkannya surat dari Kementerian KLHK mengenai kawasan hutan pada tahun 2007 hingga sampai di Sumatera Utara penetapannya pada 2012. Hampir setiap tahun permasalahan itu ada terjadi. Secara nasional terdapat ratusan ribu hektare lahan sawit yang masuk dalam kawasan hutan.</p>
<p>&#8220;Kita berharap Satgas Sawit benar-benar menjadi wasit. Satgas melihat kalau kita sudah punya legalitas, harus dilihat historisnya, ini mendapatkannya bagaimana, tahun berapa? Aturan pada waktu itu seperti apa? Kan begitu. Jangan sampai terjadi ketidaksinkronan antara daerah dengan pusat, korbannya adalah investor,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Berdasarkan data, sebut Eddy, devisa Indonesia sangat bergantung sekali dengan industri sawit. Di tahun 2020, devisa dari non migas 27,67 miliar Dolar AS, dari migas -5,95 miliar Dolar AS, dan dari sawit 22,97 miliar dolar AS. Kemudian di tahun 2021: nonmigas 47,1 miliar Dolar AS, dari Migas -13,32 miliar Dolar AS. Sementara dari sawit menyumbang 35,5 miliar Dolar AS.</p>
<p>&#8220;Bagaimana kalau tidak ada sawit. Di masa pandemi, ternyata sawit masih memberikan sumbangsih terhadap perekonomian bangsa Indonesia dan rakyat Indonesia. Tetapi seperti yang terjadi saat ini, masih banyak tantangannya. Untuk itu semua pihak harus menyadari. Jangan sampai kita sebagai produsen terbesar kelapa sawit di dunia di satu sisi kita konsumen terbesar minyak sawit di dunia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk itu, Eddy mengatakan, dengan adanya IPOS Forum ini diharapkan bisa memberikan gambaran kepada seluruh stakeholder bahwa sawit itu sangat penting, sawit harus dijaga sawit bukan hanya untuk kepentingan Indonesia saja, tetapi juga untuk dunia.</p>
<p>&#8220;Ekspor/impor kelapa sawit di dunia sebesar 55 juta ton. Sumbangan dari Indonesia 27 juta ton. 50% lebih atau sekitar 54%. Luar biasa sumbangsih sawit Indonesia. Jadi bukan hanya untuk Indonesia sendiri tetapi juga untuk dunia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, di hadapan sekitar 500 peserta IPOS Forum, Ketua GAPKI Cabang Sumut, Timbas Prasad Ginting menyampaikan, komoditas kelapa sawit terbukti menjadi faktor penting dan strategis dalam perekonomian nasional.</p>
<p>Nilai ekspor yang dihasilkan telah menyumbang devisa yang cukup besar bagi negara. Dalam berbagai situasi perkebunan kelapa sawit sanggup bertahan untuk mensejahterakan rakyat sekaligus menunjang perekonomian baik daerah maupun nasional.</p>
<p>Namun seiring dengan meningkatnya peranan industri kelapa sawit tersebut, di saat yang sama isu-isu yang berpotensi mempengaruhi perkembangan bisnis sawit ini tidak pernah surut.</p>
<p>&#8220;Isu sustainability, tata ruang, kawasan hutan, perizinan serta kemitraan dan peremajaan sawit rakyat masih merupakan tantangan yang semakin serius yang harus dihadapi para pelaku pengusahaan industri kelapa sawit di Indonesia,&#8221; ujar Timbas.</p>
<p>Mengingat hal tersebut dan berangkat dari kondisi yang umumnya dirasakan oleh para pemangku kepentingan industri kelapa sawit, dimana dalam prakteknya masih banyak hambatan yang ditemui terkait aspek regulasi dan hukum untuk kepastian berusaha, lanjut Timbas, maka tema yang diambil pada IPOS Forum 2023 ini adalah “Legalitas tidak menjamin kenyamanan dan keamanan investasi usaha perkelapa sawitan nasional?”</p>
<p>Event IPOS Forum yang dibuka Pj Gubsu yang diwakili Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum, Effendi Pohan, perwakilan dari Direktorat Jenderal Perkebunan, Togu Rudianto Saragih dilaksanakan GAKPI bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Badan Kerja Sama Perusahaan Perkebunan Sumatera (BKSPPS) dan Komunitas Pecinta Kelapa Sawit. (R)</p><p>The post <a href="https://indexsumut.com/2023/10/26/legalitas-industri-sawit-di-indonesia-masih-dipertanyakan/">Legalitas Industri Sawit Di Indonesia Masih Dipertanyakan</a> first appeared on <a href="https://indexsumut.com">Index Sumut</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indexsumut.com/2023/10/26/legalitas-industri-sawit-di-indonesia-masih-dipertanyakan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KADIN: Industri Sawit Sumut Kalah Dengan Riau</title>
		<link>https://indexsumut.com/2023/10/04/kadin-industri-sawit-sumut-kalah-dengan-riau/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kadin-industri-sawit-sumut-kalah-dengan-riau</link>
					<comments>https://indexsumut.com/2023/10/04/kadin-industri-sawit-sumut-kalah-dengan-riau/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[S]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Oct 2023 08:32:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headlines]]></category>
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indexsumut.com/?p=512</guid>

					<description><![CDATA[<p><img width="750" height="372" src="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231004_101724-750x372.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231004_101724-750x372.jpg 750w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231004_101724-300x149.jpg 300w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231004_101724-768x381.jpg 768w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231004_101724.jpg 800w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p><p>MEDAN, Index Sumut &#8211; Provinsi Sumatera Utara (Sumut) merupakan salah satu produsen terbesar minyak sawit...</p>
<p>The post <a href="https://indexsumut.com/2023/10/04/kadin-industri-sawit-sumut-kalah-dengan-riau/">KADIN: Industri Sawit Sumut Kalah Dengan Riau</a> first appeared on <a href="https://indexsumut.com">Index Sumut</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img width="750" height="372" src="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231004_101724-750x372.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231004_101724-750x372.jpg 750w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231004_101724-300x149.jpg 300w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231004_101724-768x381.jpg 768w, https://indexsumut.com/wp-content/uploads/2023/10/20231004_101724.jpg 800w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p><p>MEDAN, <a href="http://indexsumut.com">Index Sumut</a> &#8211; Provinsi Sumatera Utara (Sumut) merupakan salah satu produsen terbesar minyak sawit di Indonesia, namun sekarang tidak lagi yang terbesar. Karena sudah dikalahkan oleh Provinsi Riau yang jauh lebih besar hampir dua kali lipat dari Sumut.</p>
<p>Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumut, Firsal &#8216;Dida&#8217; Mutyara pada pembukaan Indonesia Palm Oil Expo atau PALMEX Indonesia edisi ke-13 di Santika Premiere Dyandra Hotel &amp; Convention, Medan, Rabu (4/10/2023).</p>
<p>&#8220;Sumut adalah salah satu produsen terbesar minyak sawit, tapi sekarang tidak lagi. Riau jauh lebih besar hampir dua kali lipat dari Sumut. Memang di Sumut industri sawit masih banyak tertidur, karena sekarang produksi sawit kita di Sumut sekitar 6 sampai 7 juta ton/tahun. Sementara Riau sudah mencapai sekitar 10 sampai 11 juta ton/tahun produksinya,&#8221; ungkap Dida.</p>
<p>Selain itu, lanjutnya, PDRB di Sumut saat ini juga sudah kalah dengan Riau. Dulu PDRB Sumut nomor 5 terbesar di Indonesia dengan nilai Rp1.055 triliun. Tahun ini Sumut nomor 6 dikalahkan Provinsi Riau.</p>
<p>&#8220;Kenapa? Karena Sumut tidak fokus mendukung pada industri hilir. Tetapi fokusnya banyak kepada industri jasa. Komoditas kita memang nomor satu, tapi konpensasi terhadap PDRB komoditas kita hanya sekitar 40%. Ini sangat berbanding terbalik dengan Riau, dimana Riau 80% itu PDRB nya berasal dari komoditas-komoditas unggulan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Dida juga menyebutkan, Sumatera Utara adalah pioneer untuk Environmental, Social, and Governance (ESG) yaitu suatu konsep yang mengedepankan kegiatan pembangunan, investasi maupun bisnis yang berkelanjutan sesuai dengan tiga kriteria tersebut yaitu lingkungan, sosial serta tata kelola.</p>
<p>Karena menurutnya, kelapa sawit ini adalah salah satu yang sustainable (berkelanjutan). Sudah terbukti kelapa sawit ini adalah industri yang sangat sustain, karena keluarganya merupakan pelaku industri kelapa sawit sudah 4 generasi.</p>
<p>&#8220;Saya harapkan dengan dukungan semua pihak, mari kita sama-sama bisa membangun industri ini (kelapa sawit-red) ke depan, sehingga negative campaign yang ada untuk industri ini bisa diminimalisir,&#8221; harapnya.</p>
<p>Pada kesempatan itu, dia juga mengatakan, Kadin Sumut mengusung pola inklusif, kolaboratif, dan progresif. Dimana dalam menjalankan organisasi pihaknya sangat terbuka kepada siapapun untuk mendorong petani supaya meningkatkan produktivitas kebunnya.</p>
<p>&#8220;Kami terima masukan-masukan itu untuk kepentingan Sumut, khususnya,&#8221; pungkas Dida. (MR)</p><p>The post <a href="https://indexsumut.com/2023/10/04/kadin-industri-sawit-sumut-kalah-dengan-riau/">KADIN: Industri Sawit Sumut Kalah Dengan Riau</a> first appeared on <a href="https://indexsumut.com">Index Sumut</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indexsumut.com/2023/10/04/kadin-industri-sawit-sumut-kalah-dengan-riau/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
