Index Sumut – Kinerja IHSG yang sempat melemah di sesi pembukaan perdagangan awal, mampu berbalik arah dan ditutup menguat 0.38% di level 7.227,30.

Mayoritas bursa di Asia pada perdagangan hari ini berada di zona merah. Namun situasi sedikit berbeda dibandingkan dengan bursa di Eropa, yang mayoritas dibuka di zona hijau pada perdagangan di sesi pembukaan.

Pengamat Pasar Keuangan Sumut, Gunawan Benjamin menyebutkan, Rilis data penjualan ritel bulan November secara tahunan (YoY) yang lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya tidak begitu berpengaruh pada pasar saham di tanah air.

“Data penjualan ritel tanah air tumbuh 2.1% di bulan November, lebih rendah dibandingkan dengan realisasi penjualan ritel bulan Oktober yang tumbuh 2.4%,” ujar Gunawan, Rabu (10/1).

Di sisi lainnnya, kinerja mata uang rupiah justru melemah di level 15.565 per US Dolar. Mata uang rupiah melemah di tengah memburuknya imbal hasil US Treasury. Ditambah lagi kinerja US Dolar Index (DXY) yang juga mengalami penurunan.

“Sehingga pada dasarnya pelemahan Rupiah pada hari ini justru terjadi di saat US Dolar justru memiliki peluang melemah pada hari ini,” katanya.

Berbeda dengan mata uang Rupiah, harga emas pada perdagangan hari ini mampu ditransaksikan stabil dengan kecenderungan menguat. Harga emas ditransaksikan di kisaran level $2.036 per ons troy pada perdagangan sore ini.

“Jika dirupiahkan harga emas ditransaksikan di kisaran harga 1 juta per gram, atau tidak mengalami perubahan yang signifikan,” pungkasnya. (R)

Share: