MEDAN, Index Sumut – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan resmi membuka Agri Bakery sebagai bagian dari eksekusi Program Pertumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP). Usaha yang diinisiasikan oleh mahasiswi Dinda Puspita dan tim ini menjadi contoh nyata dan rol model dalam berwirausaha di bidang agrokuliner bagi civitas akademika.
Agri Bakery yang telah direncanakan dan dikembangkan sejak awal 2026 tidak hanya memproduksi berbagai jenis roti dan kue, tetapi juga menghadirkan minuman sehat khas Nusantara serta berbagai produk makanan lainnya. Pada acara peresmian, berbagai pihak memberikan dukungan penuh untuk memastikan keberlanjutan usaha ini.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa sektor pertanian semakin diminati anak muda. Minat anak muda di sektor pertanian menunjukkan keberhasilan transformasi pertanian tradisional menuju pertanian modern yang digerakkan teknologi dan efisiensi produksi.
“Kita perlu melibatkan kaum milenial dalam proses produksi pertanian agar mereka dapat berkontribusi secara aktif dan kreatif. Anak muda saat ini tidak akan mau turun ke lapangan jika pekerjaan itu tak menguntungkan dan tak menggunakan teknologi secara optimal. Targetnya per bulan, para milenial yang turun ke lahan, kami sudah hitung akan mendapatkan 70 persen, pendapatan sekitar 20 juta, di atas gaji menteri,” kata Mentan Amran.
Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti merasa bangga melihat dampak nyata. “Kami ingin memastikan generasi muda siap menjadi pelaku utama pertanian yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing global,” kata Arsanti.
“Permodalan menjadi faktor penting dalam usaha para petani milenial. Kementan bersama program ini memfasilitasi dan mendampingi usaha petani milenial dari hulu hingga hilir,” tambahnya.
Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap mengatakan bahwa Polbangtan Medan sangat berkomitmen untuk menciptakan SDM lulusannya menjadi job creator. Salah satunya program PWMP bertujuan untuk melahirkan wirausahawan muda di bidang pertanian.
“Saya berharap semua yang kita kembangkan, termasuk Agri Bakery ini harus kita dukung. Caranya, maksimalkan dengan memberdayakan roti-roti dari Agri Bakery digunakan saat ada kegiatan atau event di Polbangtan Medan,” kata Nurliana.
“Di masa Ramadhan ini, kita bisa memesan takjil dan kue-kue lainnya serta memodifikasi produk-produknya. Saya yakin Agri Bakery dapat memasarkan produk hasil dari pertanian sivitas Polbangtan Medan. Semoga usaha ini bisa berkembang. Selamat menunaikan ibadah puasa,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, ucapan terima kasih disampaikan kepada Dinda Puspita beserta tim yang telah mengusahakan Agri Bakery dengan penuh dedikasi. Pengakuan juga diberikan kepada Ketua PWMP dan Wakil Direktur III yang telah memberikan dukungan dan bimbingan dalam pengembangan usaha ini.
Agri Bakery siap menjadi wadah untuk mengembangkan produk-produk inovatif dari hasil pertanian, sekaligus menjadi tempat pembelajaran bagi mahasiswa yang ingin belajar berwirausaha di bidang agribisnis kuliner. (R)





