SERGAI, Index Sumut – Musibah memilukan menimpa Pesek (50), seorang ibu tunggal atau janda, warga Dusun VI, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Rumah semi permanen miliknya ludes dilalap api pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 02.30 WIB, saat ia tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Ironisnya, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena korban sedang opname di RS Sultan Sulaiman Sergai dan dijaga oleh putranya, Juanda (17). Kebakaran itu pun memunculkan dugaan adanya unsur kesengajaan.
Juanda mengaku mengetahui kabar kebakaran saat sedang menjaga ibunya di rumah sakit. Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan melahap seluruh bangunan yang juga difungsikan sebagai tempat penampungan barang bekas.
“Saat sampai, api sudah besar. Sekitar satu jam kemudian rumah kami sudah habis tanpa sisa,” ujar Juanda dengan nada pilu.
Api baru berhasil dipadamkan setelah warga sekitar berjibaku memadamkan kobaran dengan peralatan seadanya, sebelum akhirnya satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Sergai tiba di lokasi.
Warga setempat, Uden mengatakan, upaya awal warga tidak mampu membendung cepatnya api menjalar.
“Api cepat sekali membakar isi rumah. Kami sudah coba padamkan, tapi tidak berhasil. Sekitar satu jam kemudian baru bisa dipadamkan dengan bantuan mobil damkar,” ungkapnya.
Diduga Ada Ancaman Sebelumnya
Juanda menduga kuat rumah tersebut sengaja dibakar oleh orang tak dikenal (OTK). Ia mengungkapkan, sebelum kejadian, seorang oknum sempat mengancam akan membakar rumah mereka apabila tidak diberikan sejumlah uang.
“Orang itu sudah pernah mengancam. Bahkan katanya sudah beberapa kali mencoba membakar rumah orang lain dengan modus yang sama,” kata Juanda.
Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polres Sergai dengan nomor laporan STTLP/GANGGUAN/B/II/2026/SPKT/POLRES SERGAI/POLDA SUMUT. Juanda berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku di balik kebakaran tersebut.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sergai AKP B Situngkir membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Akibat kebakaran tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materi yang cukup besar. Hingga kini, aparat masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian.
Kasus ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, terlebih di tengah kondisi sang ibu yang masih terbaring sakit di rumah sakit. (TK)





