MEDAN, Index Sumut – Pelaku pasar keuangan di tanah air akan diguyur dua sentimen penting pada pagi ini, Jumat (8/8). Rilis data indeks kepercayaan konsumen dan penjualan ritel akan menjadi sentimen yang signifikan mempengaruhi IHSG dan Rupiah.

Pengamat Pasar Keuangan Sumut, Gunawan Benjamin menyebutkan, di tengah minimnya sentimen regional yang berkembang saat ini, pasar keuangan di tanah air akan lebih banyak mengandalkan data ekonomi domestik.

“Yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan terjadinya penurunan pada data kepercayaan konsumen. Dari sejumlah kabar belakangan ini masyarakat pesimis terhadap potensi pendapatan dalam 6 bulan mendatang. Situasi tersebut bisa saja mencerminkan tekanan belanja masyarakat kedepan yang bisa mendorong terjadinya koreksi pada data kepercayaan konsumen,” ujar Gunawan.

Menurutnya, sejauh ini IHSG masih mampu berada di zona hijau dan sempat dibuka menguat di level 7.648. Dan penguatan IHSG justru berlawanan dengan mayoritas bursa saham di Asia yang melemah pada perdagangan pagi ini.

“IHSG diproyeksikan akan ditransaksikan dalam rentang 7.600 hingga 7.680 selama sesi perdagangan hari ini,” ujarnya.

Sementara itu, mata uang Rupiah ditarnsaksikan melemah ke level 16.320 per US Dolar. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Presiden AS tengah mempersiapkan 4 orang kandidat pengganti Gubernur Bank Sentral AS.

“Sentimen tersebut membuat ketidakpastian kebijakan suku bunga The FED yang mendorong pelemahan pada mata uang Rupiah sejauh ini,” jelas Gunawan.

Terpisah, harga emas dunia ditransaksikan menguat dibandingkan dengan perdagangan sore sebelumnya. Harga emas saat ini ditransaksikan di level $3.887 per ons troy, atau sekitar 1.78 juta per gram. (R)

Share: