SERGAI, Index Sumut – Satu unit rumah milik Nazlia (61), warga Dusun I, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), ludes terbakar pada Kamis (26/2/2025) sekitar pukul 20.40 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Api pertama kali diketahui setelah terdengar jeritan anak-anak dari luar rumah.

Sarah (47), tetangga korban yang tinggal persis di depan rumah, mengaku awalnya tidak menyadari adanya kebakaran hingga mendengar teriakan tersebut.

“Saya sedang di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar jeritan anak-anak. Begitu saya buka pintu, api sudah memenuhi bagian dalam rumah,” ujarnya.

Melihat kobaran api membesar, warga sekitar langsung berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan. Sejumlah warga mengambil air dari kamar mandi dan sumber air di sekitar lokasi untuk memadamkan api secara manual.

“Warga masuk ke dapur rumah saya untuk mengambil air dari kamar mandi. Kami berusaha padamkan api dengan peralatan seadanya,” tambah Sarah.

Beruntung, kondisi angin saat kejadian tidak terlalu kencang sehingga api tidak merembet ke rumah lain yang jaraknya berdekatan.

Kepala Dusun I Desa Nagur, Khairul Nazli alias Uli, mengatakan saat kebakaran terjadi dirinya bersama warga sedang melaksanakan salat tarawih di mushola yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi.

“Saat itu saya menjadi imam tarawih. Pada rakaat ke-16, terdengar jeritan dari luar meminta agar salat dihentikan karena ada rumah terbakar. Jamaah langsung keluar dan membantu memadamkan api,” jelasnya.

Warga berjibaku memadamkan api dengan mengambil air dari parit dan sungai di sekitar lokasi hingga kobaran berhasil dikendalikan.

Dalam kejadian tersebut, satu unit meteran listrik dilaporkan meledak akibat besarnya api yang berasal dari bagian atap rumah.

Petugas Polsek Tanjung Beringin yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Restu Hutasuhut turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan.

IPDA Restu mengatakan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan dugaan kebakaran disebabkan korsleting listrik di bagian atas rumah.

“Dari hasil pengecekan awal dan keterangan saksi, api diduga berasal dari korsleting arus listrik di bagian atas rumah. Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pastinya,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (TK)

Share: