TAPANULI TENGAH, Index Sumut – Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) menyalurkan 100 paket sembako kepada 100 kepala keluarga atau sekitar 400 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Februari lalu.

Dengan dukungan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, BMM mendistribusikan bantuan ke Desa Lopian, Kecamatan Badiri, dan Desa Anggoli, Kecamatan Sibabangun. Paket sembako berisi kebutuhan pokok harian seperti beras, minyak goreng, gula, sarden, mi instan, kecap, saus, kurma, sirup, susu kental manis, kopi, dan teh.

Distribusi bantuan dilakukan dengan koordinasi bersama aparatur desa setempat untuk memastikan proses penyaluran berjalan tertib, tepat sasaran, dan diterima langsung oleh warga terdampak.

Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah mengatakan, distribusi bantuan tersebut menjadi respon cepat BMM atas bencana banjir yang terjadi di Tapanuli Tengah. Diharapkan, bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan pangan warga pascabencana, sekaligus menjadi penguat semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Kami memastikan amanah para donatur telah disampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan bagi para penyintas agar dapat bertahan dalam fase pascabencana,” ujar Tegar.

Pembina Yayasan BMM sekaligus Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono menyampaikan empati atas musibah yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah. Alhamdulillah, BMM melakukan respon cepat dengan mendatangi langsung lokasi bencana dan mendistribusikan bantuan.

“Kondisi warga yang belum sepenuhnya pulih pasca banjir bandang dan longsor tahun lalu, membuat BMM bergerak cepat mengirimkan bantuan. Kami berharap bantuan ini menjadi penguat langkah masyarakat untuk bertahan dan bangkit kembali,” pungkas Imam.

BMM senantiasa berkomitmen untuk terus hadir membawa manfaat serta mendukung pemulihan masyarakat pada saat kondisi darurat maupun pascabencana. (R)

Share: