BELAWAN, Index Sumut – Usai menjalani bulan suci Ramadan, PT Prima Multi Terminal (PMT) menggelar kegiatan halalbihalal sebagai momentum mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai kerja. Acara yang berlangsung di area outdoor Terminal Belawan pada Senin (13/4) ini diikuti oleh jajaran direksi, manager, hingga pegawai perusahaan.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama PT PMT Rudi Susanto, Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PT PMT Syamsuddin, Direktur Operasi dan Teknik PT PMT Wahyudi bersama seluruh jajaran management dan pegawai. Suasana hangat tampak mewarnai acara yang menjadi tradisi tahunan setelah Hari Raya Idul Fitri.
Dalam sambutannya, Rudi menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh insan perusahaan, sekaligus mengapresiasi kontribusi pegawai dalam menjaga kinerja perusahaan.
“Halalbihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum untuk membersihkan hati, memperkuat kepercayaan, dan meneguhkan komitmen kita bersama dalam bekerja,” ujar Rudi.
Ia menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai yang telah dijalankan selama Ramadan, seperti kejujuran dan fokus terhadap tujuan. Menurut dia, nilai tersebut tidak hanya relevan dalam kehidupan pribadi, tetapi juga menjadi fondasi dalam profesionalitas kerja.
“Integritas adalah kunci. Apa yang kita latih selama Ramadan—menahan diri, jujur, dan disiplin—harus terus kita bawa dalam keseharian, termasuk dalam menjalankan tanggung jawab di perusahaan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga kekompakan tim di tengah tantangan industri kepelabuhanan yang dinamis.
“Perusahaan ini hanya bisa tumbuh jika kita berjalan bersama. Kebersamaan adalah kekuatan utama kita,” tambahnya.
Selain sambutan, acara juga diisi dengan tausiyah atau ceramah yang mengangkat makna Idul Fitri sebagai titik kembali pada fitrah dan kesempatan memperbaiki hubungan antarsesama. Dalam ceramah tersebut disampaikan bahwa silaturahmi bukan hanya memperpanjang umur secara makna, tetapi juga membuka pintu rezeki dan memperkuat keberkahan dalam kehidupan dan pekerjaan.
“Orang yang kuat bukan yang tidak pernah salah, tetapi yang mau memperbaiki diri dan menjaga hubungan baik dengan sesama,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausiyah oleh Zulhazli.
Acara kemudian ditutup dengan saling bersalaman antarpegawai dan makan siang bersama.
Momen ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan kerja yang lebih harmonis. Melalui kegiatan ini, PMT berharap nilai kebersamaan dan semangat baru pasca-Ramadan dapat terus terjaga, sekaligus menjadi energi positif dalam meningkatkan kinerja perusahaan ke depan. (R)





