JAKARTA, Index Sumut – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (PLN UIP SBU) kembali menorehkan prestasi melalui partisipasinya dalam gelaran Puncak Penghargaan TOP CSR Awards 2026 yang diselenggarakan di Dian Ballroom Hotel Raffles Lantai 11, Jakarta Selatan, pada Senin 25 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi nasional bagi perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil mengimplementasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara efektif, inovatif, dan berkelanjutan.

Ajang penghargaan TOP CSR Awards 2026 diikuti oleh sebanyak 240 perusahaan BUMN dan swasta dari seluruh Indonesia. Penghargaan diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam mengimplementasikan prinsip ISO 26000 serta pelaksanaan program TJSL yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, PLN UIP SBU diwakili oleh Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP SBU, Alfredo Pakpahan, Senior Officer Perizinan dan Komunikasi, Aditya Gustamediano, serta Officer Komunikasi dan TJSL, Divo Hutabarat.

Ketua Dewan Juri TOP CSR Awards 2026, Mas Achmad Daniri menyampaikan bahwa capaian tertinggi dari implementasi CSR adalah transformasi perusahaan dari entitas bisnis murni menjadi entitas bisnis yang juga memiliki tanggung jawab sosial secara fundamental.

“Perusahaan-perusahaan penerima penghargaan telah berhasil mewujudkan implementasi CSR yang berdampak nyata bagi masyarakat, berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, serta taat dan bertanggung jawab terhadap regulasi pemerintah,” ujar Mas Achmad Daniri.

Senada, Ketua Penyelenggara TOP CSR Awards 2026, M. Lutfi Handayani menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para perusahaan penerima penghargaan.

“Dalam perkembangan global saat ini, pendekatan ESG atau Environmental, Social, and Governance menjadi standar baru dalam praktik bisnis modern. Investor, lembaga pembiayaan, konsumen, dan masyarakat kini menilai perusahaan tidak hanya dari profitabilitasnya, tetapi juga dari tanggung jawab sosial, tata kelola, serta kontribusinya terhadap keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa tema TOP CSR Awards 2026, yaitu “Aligning CSR and ESG for Long-Term Corporate Value and Sustainable Development” menjadi sangat relevan untuk mendorong perusahaan menjadikan CSR dan ESG bukan sekadar kewajiban, melainkan sumber penciptaan nilai jangka panjang.

General Manager PLN UIP SBU, Dewanto menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan yang diraih oleh PLN UIP SBU pada ajang bergengsi tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi PLN UIP SBU untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen PLN UIP SBU dalam menjalankan program TJSL yang selaras dengan prinsip keberlanjutan perusahaan. Kami terus berupaya menghadirkan program-program yang tidak hanya mendukung pembangunan sosial dan lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Dewanto.

Dewanto juga menambahkan bahwa implementasi program TJSL PLN UIP SBU senantiasa mengedepankan prinsip Creating Shared Value (CSV) dan ISO 26000 Social Responsibility, sehingga program yang dijalankan mampu mendukung strategi pertumbuhan bisnis perusahaan yang berkelanjutan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP SBU, Alfredo Pakpahan turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung implementasi program TJSL PLN UIP SBU.

“Penghargaan TOP CSR Awards 2026 #Site Level – Star 3 yang diraih PLN UIP SBU menjadi bukti bahwa PLN UIP SBU telah memiliki sistem, kebijakan, serta keselarasan program TJSL yang mendukung strategi bisnis perusahaan,” ungkapnya.

Alfredo turut menjelaskan bahwa program TJSL di PLN UIP SBU mendapatkan nilai Social Return on Investment (SROI) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang sangat baik.

“Program Pengelolaan FABA di Desa Tanjung Pasir mencatatkan nilai SROI sebesar 1:5,03 dengan IKM 88 kategori Sangat Baik. Program Pelatihan Eceng Gondok Berbasis Listrik memperoleh nilai SROI 1:3,38 dan IKM 96,5 kategori Sangat Baik. Selanjutnya, Program Pelatihan Sertifikasi Irigasi Pertanian serta Pembangunan Saluran Irigasi di Desa Tangga mencatatkan nilai SROI 1:2,80 dengan IKM 93,75 kategori Sangat Baik, dan Program Pemberdayaan Rumah Garam Aceh berbasis listrik memperoleh nilai SROI 1:3,54 dan IKM 94,25 kategori Sangat Baik. Capaian tersebut menunjukkan bahwa program TJSL PLN UIP SBU tidak hanya menghadirkan manfaat ekonomi, namun juga mampu meningkatkan kesejahteraan, kompetensi dan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Alfredo. (R)

Share: