JAKARTA, Index Sumut – Reli pasar saham global dan melesatnya saham perusahaan antariksa SpaceX membuat kekayaan para miliarder dunia bertambah fantastis. Dalam sehari, total kekayaan 500 orang terkaya di dunia melonjak hingga US$336 miliar atau sekitar Rp5.959 triliun.

Berdasarkan Indeks Miliarder Bloomberg, lonjakan tersebut terjadi setelah penutupan perdagangan di New York pada Senin (15/6/2026). Kenaikan itu mendorong total kekayaan gabungan 500 orang terkaya dunia mencapai US$13,3 triliun.

Tokoh yang paling banyak menikmati lonjakan kekayaan adalah Elon Musk. Pendiri SpaceX tersebut semakin kokoh sebagai orang terkaya di dunia sekaligus triliuner pertama dengan total kekayaan mencapai US$1,27 triliun atau sekitar Rp22.525 triliun.

Kekayaan Musk tercatat melonjak lebih dari 10 persen hanya dalam satu hari. Penyebab utamanya adalah lonjakan harga saham SpaceX yang baru melantai di bursa pekan lalu.

Nilai pasar SpaceX melesat sekitar 20 persen pada perdagangan Senin seiring tingginya minat investor ritel yang memburu saham perusahaan antariksa tersebut. Dampaknya, kekayaan Musk bertambah US$164 miliar atau setara Rp2.908 triliun dalam sehari.

Angka itu hampir menyamai total kenaikan kekayaan gabungan 499 miliarder lainnya yang masuk dalam daftar Bloomberg.

Sentimen positif di pasar juga didukung perkembangan geopolitik global. Kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz berhasil meredakan kekhawatiran terhadap pasokan energi dunia dan kelancaran perdagangan internasional.

Optimisme tersebut mendorong indeks-indeks utama Wall Street mencetak penguatan signifikan. Indeks Dow Jones Industrial Average menembus rekor tertinggi baru, sementara Nasdaq 100 dan MSCI World Index ditutup mendekati level tertinggi sepanjang sejarah.

Data Bloomberg juga menunjukkan kesenjangan kekayaan di kalangan orang-orang terkaya dunia semakin melebar.

Sebanyak 50 miliarder teratas kini menguasai total kekayaan sekitar US$6,5 triliun. Nilai tersebut hampir menyamai kekayaan gabungan 450 miliarder lainnya yang mencapai US$6,8 triliun.

Bahkan, batas minimum untuk masuk dalam daftar 500 orang terkaya dunia kini mencapai rekor tertinggi. Sebanyak 12 nama terbawah dalam daftar tersebut masing-masing memiliki kekayaan sekitar US$7,9 miliar atau setara Rp140,1 triliun.

IPO SpaceX Pecahkan Rekor Dunia

Lonjakan kekayaan Elon Musk tidak lepas dari keberhasilan SpaceX mencatatkan sejarah baru di pasar modal global.

Perusahaan antariksa tersebut berhasil menghimpun dana hingga US$85,7 miliar atau sekitar Rp1.517,5 triliun melalui penawaran umum perdana saham (IPO), setelah para penjamin emisi menggunakan opsi alokasi tambahan atau greenshoe.

Jumlah tersebut melampaui perolehan awal sebesar US$75 miliar saat IPO dan menjadikan SpaceX sebagai perusahaan dengan IPO terbesar sepanjang sejarah pasar modal dunia.

Dalam proses tersebut, para penjamin emisi yang dipimpin Goldman Sachs dan Morgan Stanley menggunakan hak untuk membeli tambahan sekitar 83,3 juta saham melalui mekanisme greenshoe guna mengakomodasi tingginya permintaan investor.

Sebagai simbol penggunaan opsi tersebut, sejumlah staf SpaceX bahkan mengenakan sepatu berwarna hijau di lantai bursa. Momen itu kemudian dibagikan ulang oleh Elon Musk melalui platform media sosial X.

Setelah menetapkan harga IPO sebesar US$135 per saham, saham SpaceX langsung melesat 19 persen pada debut perdagangannya dan ditutup di kisaran US$161 per saham. Kenaikan tersebut mendorong valuasi perusahaan menembus US$2 triliun.

Momentum positif berlanjut pada perdagangan berikutnya. Pada Senin (15/6/2026), saham SpaceX kembali menguat lebih dari 7 persen dalam hari perdagangan penuh pertamanya sebagai perusahaan publik.

Kinerja impresif tersebut tidak hanya mencetak sejarah baru di pasar modal, tetapi juga semakin memperkuat dominasi Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia dengan pertumbuhan kekayaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. (lip6)

Share: