Index Sumut – Mayoritas bursa di Asia ditransaksikan menguat pada perdagangan hari ini. Kinerja IHSG juga ditutup menguat 0.77% di level 7.352,60.
“Selama sesi perdagangan berlangsung, kinerja IHSG mampu bertahan di teritori positif. Sejumlah bursa di Eropa yang dibukan mayoritas bergerak sideways dengan kecenderungan melemah, belum akan jadi sentimen negatif bagi kinerja IHSG untuk perdagangan besok,” ujar Pengamat Pasar Keuangan Sumut, Gunawan Benjamin, Selasa (20/2).
Namun, mata uang Rupiah pada perdagangan hari ini ditutup melemah. Rupiah ditutup turun di level 15.655 per US Dolar.
“Rupiah mengalami tekanan seiring dengan meningkatnya imbal hasil US Treasury, yang turut dibarengi dengan ekspektasi pasar terkait kemungkinan sikap hawkish The FED jelang FOMC minutes pada hari kamis mendatang,” sebutnya.
Berbeda dengan Rupiah, harga emas yang sempat ditransaksikan di bawah level $2.020 per ons troy pada sesi perdagangan pagi. Berbalik arah dan ditransaksikan menguat di level $2.023 per ons troy pada sesi perdagangan sore.
“Walaupun dibayangi tekanan selama sesi perdagangan berlangsung. Kinerja harga emas yang menguat didorong oleh sisi teknikal, setelah terjadi koreksi paa harga emas sebelumnya,” katanya lagi.
Menurutnya,secara keseluruhan, pelaku pasar tidak begitu direpotkan dengan rekapitulasi suara KPU dalam hampir sepekan terkahir.
“Pasar tidak melihat adanya gejolak yang besar yang diakibatkan dari proses perhitungan suara oleh KPU. Dan pelaku pasar sudah fokus kepada faktor fundamental seperti agenda ekonomi yang tersaji setiap harinya,” pungkasnya. (R)





