Index Sumut – Kinerja IHSG dan mata uang Rupiah pada perdagangan hari ini, Jumat (15/3), mengalami pelemahan. IHSG ditutup melemah 1.42% di level 7.328,05.

“IHSG melemah cukup dalam seiring dengan memburuknya kinerja pasar keuangan di Asia`yang mayoritas juga ditutup di zona merah. Pelemahan bursa regional saat ini dipicu oleh buruknya inflasi di AS, yang memicu ketakutan bahwa suku bunga acuan urung untuk di pangkas,” ujar Pengamat Pasar Keuangan Sumut, Gunawan Benjamin.

Di sisi lain, kinerja mata uang Rupiah terpantau mengalami pelemahan di level 15.590 per US Dolar. Kinerja mata uang Rupiah melemah setelah imbal hasil US Treasury melonjak seiring dengan laju tekanan inflasi AS yang jauh dari harapan pasar.

“Mata uang Rupiah bahkan sempat melemah mendekati level 15.650 per US Dolarnya,” ujar Gunawan.

Selain terhadap mata uang Rupiah, lanjutnya, penguatan US Dolar juga terjadi terhadap sejumlah mata uang Di Asia yang membukukan penguatan terhadap mata uang Singapura Dolar dan Yuan China.

“Pasar kembali bertaruh bahwa sekalipun bunga acuan Bank Sentral AS akan dipangkas, namun dibutuhkan waktu yang lebih lama saat proses pemangkasan itu terjadi,” sebutnya.

Sementara itu, harga emas ditransaksikan sedikit menguat dibandingkan dengan kinerjanya pada perdagangan pagi tadi.

“Harga emas ditransaksikan di kisaran level $2.168 per ons troy pada sesi perdagangan sore. Harga emas mengalami pemulihan dibandingkan dengan sesi perdagangan pagi yang ditransaksikan di kisaran $2.162 per ons troy,” pungkasnya. (R)

Share: