MEDAN, Index Sumut – Harga cabai merah berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah wilayah di Sumatera Utara masih bertahan di kisaran Rp45 hingga Rp55 ribu per Kg nya.

Untuk harga di Kota Medan mengacu kepada PIHPS dijual rata-rata 46.300 per Kg nya. Paling mahal dijual di Kota Sibolga yang mencapai Rp52.500 per kg nya. Untuk harga cabai rawit dijual Rp52.500 mengacu kepada PIHPS Kota Medan, dan paling mahal di Sibolga sebesar Rp55.250 per Kg nya.

Ketua Tim Pemantau Harga Pangan di Sumut, Gunawan Benjamin menyebutkan, walaupun demikian di lapangan untuk harga cabai rawit ini ada yang dijual hingga menyentuh Rp80 ribu per Kg nya.

“Jadi pergerakan harga cabai sangat liar. Gap antar wilayah atau antai rantai pasok juga terpantau masih terlalu tinggi. Gap yang terlalu lebar ini juga dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi, dan memicu banjir yang mengakibatkan gangguan distribusi,” katanya, Kamis (2/11).

Gunawan menyebutkan, harga cabai sejauh ini memang masih bertahan mahal, dimana belakangan mahalnya harga cabai dimulai dari kenaikan harga cabai diluar wilayah Sumatera Utara.

Penggerak kenaikan harga masih dipengaruhi oleh lebih mahalnya harga cabai di Jawa maupun wilayah Pulau Sumatera lainnya. Jadi ada aliran cabai produksi Sumut ke wilayah lain, sehingga harga cabai di Sumut ikutan naik.

“Saya memperkirakan produksi untuk tanaman cabai di Sumut dalam tren naik khususnya di bulan Desember mendatang. Seharusnya tidak akan mendorong harga cabai untuk naik secara terus menerus. Akan tetapi faktor eksternal di luar Sumut ini yang sulit diproyeksikan. Terlebih El Nino memberikan dampak kekeringan di luar wilayah Sumut khususnya Pulau Jawa,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga cabai di bulan November ini akan membuat harga rata-rata di bulan ini lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Sangat berpeluang cabai di November akan memicu terjadinya kenaikan laju tekanan inflasi.

“Kalau berkaca kepada harga cabainya saja, inflasi di November sejauh ini sudah di atas 0.2%. Meksipun masih terlalu dini untuk menghitung inflasi di bulan ini,” pungkasnya. (R)

Share: