MEDAN, Index Sumut – Anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Persampahan kepada masyarakat di sejumlah titik di Kota Medan, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri warga dari berbagai kalangan yang antusias mengikuti pemaparan terkait pentingnya pengelolaan sampah demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Dalam sosialisasinya, Lailatul Badri menegaskan bahwa persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kalau kita semua peduli, persoalan sampah bisa diminimalisir dan lingkungan menjadi lebih sehat,” ujarnya di hadapan warga.
Ia menjelaskan, Perda Pengelolaan Persampahan dibuat untuk mendorong sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, mulai dari lingkungan rumah tangga hingga kawasan permukiman.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya memilah sampah dan membuang sampah sesuai tempat serta jadwal yang telah ditentukan.
Karena itu, melalui kegiatan sosialisasi tersebut, pihaknya ingin memberikan edukasi agar masyarakat lebih disiplin dan memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
“Kebersihan lingkungan sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat. Jangan sampai persoalan sampah memicu banjir maupun penyakit,” katanya.
Dalam kesempatan itu, warga juga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai masukan dan keluhan terkait persoalan kebersihan di lingkungan masing-masing, mulai dari pengangkutan sampah hingga fasilitas tempat pembuangan sementara.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh keakraban. Warga tampak aktif berdiskusi serta berharap pemerintah terus meningkatkan pelayanan kebersihan di Kota Medan.
Lailatul Badri berharap melalui sosialisasi Perda tersebut, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan dan bersama-sama mendukung terciptanya Kota Medan yang bersih dan nyaman.
“Perubahan dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Kalau masyarakat kompak menjaga kebersihan, Kota Medan akan menjadi kota yang lebih sehat dan nyaman untuk kita semua,” tutupnya.(R)





