MEDAN, Index Sumut – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan menjadi tuan rumah strategis dalam pertemuan internasional dengan kedatangan rombongan delegasi Royal Irrigation Department (RID) Thailand.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan kunjungan resmi delegasi di Sumatera Utara yang berlangsung sejak tanggal 19 hingga 22 Mei 2026. Kedatangan tim dari lembaga pengelola irigasi paling bergengsi di Thailand ini disambut hangat oleh jajaran pimpinan Polbangtan Medan, pejabat Kementerian Pertanian, serta pemangku kepentingan daerah.

Kunjungan ini menjadi momentum emas untuk bertukar pikiran, pengalaman, dan inovasi terkait pengelolaan sumber daya air dan irigasi pertanian. RID Thailand dikenal luas sebagai salah satu rujukan terbaik dalam manajemen irigasi dan tata kelola air di kawasan Asia Tenggara.

Pertemuan ini tidak hanya membahas aspek teknis, tetapi juga membuka peluang besar bagi kerja sama teknis jangka panjang, pengembangan sumber daya manusia, hingga penerapan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan bersama kedua negara.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, pertukaran pengetahuan dengan negara mitra sangat krusial untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, mengingat air adalah nyawa dari sektor pertanian.

“Pengelolaan air dan irigasi adalah kunci utama produktivitas pertanian kita. Langkah Polbangtan Medan menjalin sinergi dan belajar langsung dari keahlian Royal Irrigation Department Thailand adalah langkah cerdas dan strategis. Kerja sama seperti ini harus terus didorong agar kita mampu mengadopsi teknologi dan manajemen terbaik, sehingga pertanian Indonesia semakin maju, modern, dan berdaya saing tinggi di kancah internasional,” ujar Andi Amran Sulaiman.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menilai kegiatan ini sebagai bukti nyata kualitas pendidikan vokasi pertanian yang mampu bersaing dan berkolaborasi di tingkat global. Kehadiran delegasi asing menjadi pengakuan atas kapabilitas Polbangtan Medan.

“Kami ingin SDM pertanian Indonesia tidak hanya unggul di dalam negeri, tetapi juga memiliki wawasan global. Kunjungan tim RID Thailand ini membuka wawasan luas bagi sivitas akademika kita. Ini adalah kesempatan emas untuk melihat perbandingan sistem, berbagi inovasi, dan membangun jejaring internasional. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk menciptakan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bekerja sama dalam skala lebih luas demi kemajuan pertanian,” ungkap Idha Widi Arsanti.

Senada dengan hal itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menegaskan bahwa kolaborasi semacam ini sangat penting untuk memperkaya materi pembelajaran dan riset di kampus. Ia berharap pertemuan ini melahirkan kerja sama konkret seperti riset kolaboratif dan pertukaran tenaga ahli.

“Pendidikan tidak bisa berjalan sendiri, butuh pembanding dan mitra. Kedatangan tim RID Thailand memberikan perspektif baru bagi kita. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di kunjungan saja, tetapi berlanjut ke pengembangan model irigasi berkelanjutan yang bisa diterapkan di berbagai agroekosistem di Indonesia. Polbangtan Medan kami tunjuk sebagai garda terdepan karena rekam jejak mereka yang sangat baik dalam mendukung program pemerintah dan kemitraan daerah,” jelas Muhammad Amin.

Dalam sambutannya, Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, mengungkapkan kebanggaan dan kehormatan besar atas kepercayaan menjadikan kampusnya sebagai salah satu lokasi kunjungan utama.

Ia memaparkan empat keunggulan utama Polbangtan Medan sebagai mitra strategis pengembangan pertanian, yakni sebagai pusat pencetakan SDM vokasi unggul “Millennial Agripreneur”, garda terdepan program nasional, memiliki kemitraan daerah yang solid khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai, serta kesiapan penuh dalam inovasi pengelolaan air lahan kering maupun sawah.

“Kami memandang RID Thailand sebagai salah satu rujukan terbaik dalam manajemen irigasi di Asia Tenggara. Kami berharap mahasiswa dan dosen kami dapat dilibatkan dalam program pelatihan atau berbagi pengetahuan terkait teknologi irigasi modern. Polbangtan Medan juga siap menjadi lokasi uji coba bagi teknologi irigasi mikro maupun sistem manajemen air cerdas yang dikembangkan oleh tim RID Thailand,” tegas Nurliana Harahap.

Lebih lanjut Nurliana menjelaskan, peran aktif institusinya terlihat nyata dalam pendampingan program pemerintah. Pada tahun 2024 hingga 2025, Polbangtan Medan intensif berkoordinasi dan mendukung Program Swasembada Pangan serta Brigade Pangan di Kabupaten Serdang Bedagai. Kemitraan yang telah terjalin lama dan erat dengan pemerintah daerah tersebut menjadikan wilayah ini lokasi yang sangat relevan dan siap jika nantinya dikembangkan proyek percontohan kerja sama Indonesia–Thailand.

Rangkaian kegiatan selanjutnya Campus Tour, di mana delegasi diajak berkeliling melihat fasilitas pendidikan, lahan praktik, dan inovasi yang dikembangkan Polbangtan Medan. Kegiatan dilanjutkan dengan Exit Meeting yang membahas poin-poin penting hasil pertemuan, ditarik kesimpulan, serta dirumuskan rekomendasi kerja sama ke depan.

Di akhir kunjungannya, rombongan delegasi menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan persiapan yang matang. Diharapkan, kunjungan kerja ini akan menghasilkan poin-poin yang bermanfaat serta mempererat persahabatan dan kerja sama teknis yang kokoh antara Indonesia dan Thailand di masa mendatang. (R)

Share: