MEDAN, Index Sumut – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan melaksanakan kegiatan “Marketpreneur Day” dengan mengusung tema “Where Creativity Meets Commerce” pada Rabu 6 Mei 2026 lalu di lingkungan kampus Polbangtan Medan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari metode pembelajaran Project Based Learning pada mata kuliah Kewirausahaan Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (TPTP) Semester IV.
“Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengimplementasikan secara langsung konsep kewirausahaan, mulai dari perencanaan usaha, produksi, pemasaran, hingga pelayanan kepada konsumen,” ujar Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, Selasa (26/5/2026)
Pernyataan ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis Project Based Learning merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi muda pertanian yang adaptif, inovatif, dan mampu menjadi pelaku utama pembangunan pertanian modern.
Begitu juga yang disampaikan oleh Kepala BPPSDM Pertanian yang mengatakan, melalui pendekatan pembelajaran yang menekankan praktik langsung, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menyelesaikan permasalahan nyata di lapangan, membangun jiwa kewirausahaan, serta menciptakan inovasi pertanian yang berdaya saing.
“Model pembelajaran ini sejalan dengan sistem Teaching Factory yang diterapkan Polbangtan Medan untuk menghasilkan lulusan profesional, mandiri, dan siap menjadi job creator di sektor pertanian,” imbuh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin.
Sebanyak 21 kelompok usaha yang berasal dari empat kelas Prodi TPTP Semester IV turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Beragam produk olahan makanan dan minuman kreatif serta inovatif berhasil ditampilkan oleh mahasiswa, sehingga menarik antusiasme pengunjung dalam jumlah yang relatif banyak.
Menurut Linda Tri Wira Astuti, dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan, kegiatan Marketpreneur Day menjadi sarana pembelajaran aplikatif yang bertujuan membangun kreativitas, inovasi, serta jiwa entrepreneur mahasiswa.
“Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat kolaboratif. Selain menjadi ajang praktik kewirausahaan, Marketpreneur Day juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta strategi pemasaran produk,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa Polbangtan Medan mampu menjadi generasi muda pertanian yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknis pertanian, tetapi juga memiliki kemampuan berwirausaha yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan dunia kerja maupun pengembangan usaha agribisnis di masa depan.
Polbangtan Medan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.(R)





