SERDANG BEDAGAI, Index Sumut – Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Polbangtan Medan melaksanakan Gerakan Tanam Serempak di Dusun V Lubuk Pulai, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Jumat (12/06/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan peningkatan produksi pangan nasional guna mendukung target swasembada pangan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten II, Kabupaten Serdang Bedagai yang mewakili Bupati, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Pertanian Serdang Bedagai, penyuluh dan petani.
Gerakan Tanam Serempak kali ini dilaksanakan secara serentak di 25 provinsi di seluruh Indonesia dengan target luas tanam mencapai 52.510 hektare. Luasan tersebut terdiri atas Optimalisasi Lahan (Oplah) Tahun 2024 seluas 25.200 hektare, Oplah Tahun 2025 seluas 25.170 hektare, serta lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2025 seluas 2.140 hektare.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian serta meningkatkan indeks pertanaman di berbagai wilayah. Melalui program optimalisasi lahan dan cetak sawah rakyat, diharapkan produktivitas pertanian nasional semakin meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menteri Pertanian menegaskan bahwa gerakan tanam serempak merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mempercepat pencapaian swasembada pangan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, TNI/Polri, serta para petani menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan produksi pangan nasional.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa keberhasilan Gerakan Tanam Serempak sangat ditentukan oleh pengawalan dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan di lapangan.
“Percepatan tanam harus terus dijaga dengan pengawalan yang kuat. Penyuluh pertanian bersama petani menjadi ujung tombak untuk memastikan lahan yang sudah siap dapat segera ditanami dan menghasilkan produksi yang optimal,” ujarnya ketika melakukan gerakan tanam serempak di Desa Tematana, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kepala Pusat Pertanian Pendidikan, Muhammad Amin mengatakan, Gerakan tanam yang dilaksanakan secara serentak di berbagai provinsi ini menunjukkan komitmen kuat seluruh insan pertanian dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Selain meningkatkan luas tanam, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat penerapan teknologi dan inovasi pertanian di tingkat lapangan.
Di Kabupaten Serdang Bedagai, Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap mengatakan, kegiatan tanam serempak melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk petani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta insan pertanian lainnya.
“Kehadiran seluruh pihak diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas usaha taninya,” ujarnya.
Melalui Gerakan Tanam Serempak ini, Kementerian Pertanian optimistis target peningkatan produksi padi nasional dapat tercapai sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani Indonesia. (R)





