PEMATANGSIANTAR, Index Sumut – Kisah sukses Kasmayana Dayanti Sinaga dari Huta II Sei Mangkei, Desa Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menjadi bukti nyata bagaimana kehadiran BNI Pematangsiantar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Warung kelontong miliknya kini bukan hanya tempat belanja kebutuhan harian, tetapi juga berkembang menjadi Agen46 BNI yang memberikan layanan keuangan bagi warga sekitar.
Sejak bergabung sebagai mitra Agen46 BNI pada tahun 2019, warung Kasmayana menjadi salah satu titik layanan transaksi keuangan di bawah pengelolaan BNI Pematangsiantar. Awalnya, ia belum sepenuhnya memahami manfaat layanan tersebut.
Namun berkat penjelasan dari Agen46 Relationship Manager BNI Pematangsiantar, Kasmayana melihat peluang besar untuk mengembangkan usaha sekaligus membantu masyarakat sekitar.
Melalui Agen46, warga di sekitar Warung milik Kasmayana dapat melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh ke kantor bank di kota. Layanan ini menjadi solusi cepat, efisien, dan hemat biaya.
Kini, warung Kasmayana bukan hanya tempat belanja sembako, tetapi juga tujuan utama masyarakat untuk melakukan transaksi perbankan sederhana.
“Banyak warga yang memanfaatkan Agen46 untuk transaksi yang sebelumnya harus dilakukan di kantor bank. Sekarang mereka bisa lebih mudah bertransaksi dari dekat rumah,” ujar Kasmayana.
Salah satu layanan yang paling banyak digunakan adalah transfer dana, terutama bagi orang tua yang ingin mengirim uang kepada anak-anak mereka yang sedang menempuh pendidikan di Medan, Pematangsiantar, maupun kota besar lainnya.
Aktivitas transaksi di Agen46 milik Kasmayana terus meningkat. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, tercatat sekitar 1.458 transaksi dilakukan melalui Agen46 tersebut. Angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah dijangkau.
Selain memberi manfaat bagi warga, kemitraan sebagai Agen46 juga berdampak positif terhadap usaha kelontong Kasmayana. Dengan meningkatnya kunjungan masyarakat, penjualan sembako dan kebutuhan pokok di warungnya ikut terdorong.
Seiring pertumbuhan usaha, Kasmayana juga memperoleh fasilitas KUR BNI untuk memperkuat modal bisnisnya. Pembiayaan ini menjadi tambahan dukungan bagi dirinya dalam mengembangkan usaha kecil yang telah dirintis sejak awal.
Kasmayana berharap BNI terus memperluas kehadiran Agen46 di berbagai wilayah. Menurutnya, Agen46 bukan hanya membantu transaksi perbankan, tetapi juga mendorong literasi dan inklusi keuangan ditingkat desa.
Kehadiran Agen46 diyakini mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat dan mendukung pertumbuhan UMKM di Kabupaten Simalungun, Pematangsiantar, dan Sumatera Utara. (R)





