ASAHAN, Index Sumut – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Salah satu implementasinya diwujudkan melalui Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) bagi guru dan siswa SMK Swasta Harapan Lobu Rappa, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh PLN UIP SBU melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utara 4 (UPP SBU 4) pada 25, 26, dan 29 Mei 2026 ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital sekaligus membekali peserta dengan kompetensi dasar di bidang pemrograman dan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial.

Program ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan generasi muda dalam menghadapi transformasi digital sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis teknologi di masa depan.

Dalam pelaksanaannya, PLN menggandeng Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Tebing Tinggi sebagai mitra penyelenggara. Para peserta memperoleh pembelajaran mengenai dasar-dasar coding, pengenalan teknologi Artificial Intelligence (AI), serta penerapan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran dan aktivitas produktif sehari-hari.

Program ini diawali dengan survei kebutuhan guna mengidentifikasi tingkat pemahaman, minat, serta kebutuhan peserta terhadap materi yang akan diberikan. Langkah tersebut dilakukan agar pelatihan berjalan efektif dan memberikan manfaat yang optimal sesuai dengan kondisi peserta.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Manager Keuangan, Perizinan, Pertanahan dan Umum PLN UPP SBU 4, Catur Budi Septiawan, Team Leader Keuangan dan Administrasi Umum, Bahagia Lubis, Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Lobu Rappa, Intan Sitorus, beserta jajaran guru dan siswa SMK Swasta Harapan Lobu Rappa.

Kepala SMK Swasta Harapan Lobu Rappa, Johan Yustan Sitorus, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN dalam meningkatkan kompetensi digital dunia pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP SBU atas dukungan yang diberikan melalui pelatihan ini. Program ini memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi guru maupun siswa dalam memahami perkembangan teknologi digital, sehingga dapat meningkatkan kompetensi serta daya saing mereka di masa depan,” ujar Johan.

General Manager PLN UIP SBU, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa pengembangan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“PLN tidak hanya membangun infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga berupaya membangun kapasitas masyarakat agar mampu tumbuh bersama. Melalui program TJSL yang berorientasi pada peningkatan kompetensi, kami berharap masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki kemampuan yang selaras dengan perkembangan teknologi sehingga mampu menjadi SDM yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital,” kata Rizki.

Sementara itu, Manager PLN UPP SBU 4, Parlindungan, mengatakan bahwa program TJSL PLN diarahkan untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui penguatan kapasitas dan kompetensi.

“Transformasi digital menuntut kesiapan sumber daya manusia yang adaptif dan kompeten. Melalui pelatihan koding dan kecerdasan artifisial ini, PLN ingin memberikan bekal keterampilan yang relevan bagi guru dan siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, meningkatkan daya saing, sekaligus membuka peluang inovasi dan pengembangan ekonomi berbasis digital di masa mendatang,” ujar Parlindungan.

Melalui program TJSL yang berkelanjutan, PLN terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penguatan kapasitas di berbagai sektor, termasuk pendidikan dan transformasi digital. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penciptaan sumber daya manusia yang unggul, adaptif dan berdaya saing. (R)

Share: