MEDAN, Index Sumut – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap bersaing di dunia industri. Sebanyak 225 mahasiswa Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan mengikuti kegiatan Pembekalan Magang Berdampak Tahun Akademik 2026/2027, yang resmi dimulai pada 18 Agustus 2026.
Kegiatan ini dirancang khusus untuk menjembatani teori akademik dengan praktik nyata di lapangan, meliputi penguasaan kompetensi teknis, manajerial, serta penguatan karakter dan kedisiplinan kerja.
Pembekalan dilaksanakan dalam tiga kelompok sesuai tingkatan dan peminatan, dengan melibatkan mitra-mitra profesional dan praktisi berpengalaman di bidangnya. Untuk mahasiswa Semester V Kelas B, C, dan D, sebanyak 94 orang berkolaborasi bersama DGL Learning Institute pada tanggal 18 hingga 19 Agustus 2026.
Kegiatan ini mengusung program Become to Outcome, yang membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh mengenai rantai industri kelapa sawit dari hulu ke hilir, kompetensi teknis di kebun maupun di pabrik, kedisiplinan dan integritas kerja, komunikasi efektif, kepemimpinan, serta simulasi kesiapan menghadapi magang. Kegiatan diperkaya dengan sesi outbound untuk membangun kerja sama tim dan kekompakan antar peserta.
Sementara itu, mahasiswa Semester VII Kelas B, C, dan D berjumlah 74 orang, mengikuti pembekalan bersama CV. Edukasi Agro Prima Medan mulai tanggal 18 hingga 22 Agustus 2026. Dalam rangkaian kegiatan ini, peserta memperoleh penguasaan kompetensi teknis mulai dari botani kelapa sawit, pembibitan, pemeliharaan, panen, hingga replanting, disertai kemampuan manajerial seperti penyusunan anggaran, pengelolaan SDM, dan penyusunan laporan manajemen perkebunan. Materi disampaikan oleh tim instruktur yang terdiri dari dosen Polbangtan Medan serta praktisi perkebunan yang berpengalaman.
Selain itu, mahasiswa Kelas A Peminatan Kopi yang terdiri dari mahasiswa Semester V dan VII sebanyak 57 orang, turut mengikuti pembekalan pada tanggal 18 hingga 21 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dengan penguatan materi melalui kolaborasi bersama dosen dan praktisi kopi, membekali peserta dengan keahlian khusus di bidang budidaya, pengolahan, penentuan mutu, hingga manajemen bisnis kopi salah satu komoditas unggulan perkebunan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa sektor pertanian dan perkebunan adalah tulang punggung perekonomian nasional. “Kita tidak hanya butuh tenaga kerja, tetapi sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan menguasai teknologi serta manajemen modern,” kata Mentan Amran.
“Langkah Polbangtan Medan membekali mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja adalah investasi terbaik untuk masa depan pertanian dan perkebunan Indonesia,” tambahnya.
Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti pada kesempatan lain juga mengatakan, pengembangan sumber daya manusia pertanian vokasi harus terus diselaraskan dengan kebutuhan industri.
“Program pembekalan magang seperti ini menjembatani dunia akademik dan dunia kerja secara nyata. Kami sangat mengapresiasi upaya Polbangtan Medan dalam mencetak lulusan yang langsung siap pakai, berdaya saing global, dan berakhlak mulia,” kata Arsanti.
Kapusdiktan, Muhammad Amin menyebutkan bahwa pendidikan tinggi pertanian tidak boleh berhenti pada teori. Kurikulum harus terus diperkuat dengan praktik nyata serta masukan dari para praktisi industri.
“Kegiatan pembekalan magang ini adalah bukti nyata komitmen kita untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja profesional,” kata Amin.
Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap dalam sambutannya mengatakan bahwa Kementerian Pertanian khususnya Polbangtan Medan akan terus mendukung mahasiswa yang akan melaksanakan magang untuk siap secara pengetahuan, karakter dan mental. Kerja sama Polbangtan Medan dengan DGL Learning Institute dan CV. Edukasi Agro Prima Medan adalah langkah strategis agar mahasiswa memahami langsung apa yang dibutuhkan di lapangan, baik di sektor kelapa sawit maupun kopi.
“Semoga ananda semua dapat meraih cita-cita, belajar sungguh-sungguh, dan jadilah mahasiswa yang berkarakter. Ingat, orang-orang sukses dimulai dari ketakwaan, kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab,” pesan Nurliana.
Kegiatan Pembekalan Magang Berdampak ini bertujuan agar mahasiswa mampu memahami alur bisnis dan proses kerja industri perkebunan secara menyeluruh, menguasai kompetensi teknis dasar sesuai kebutuhan tempat magang, memperkuat kedisiplinan, integritas, dan etika kerja profesional, meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama tim, menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kemampuan menyelesaikan masalah, serta membangun kesiapan mental dan praktis sebelum terjun ke lokasi magang.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan antara profil lulusan dan kebutuhan dunia kerja, sehingga alumni Polbangtan Medan semakin diminati dan mampu berkontribusi secara nyata di perusahaan perkebunan baik BUMN maupun Perkebunan Besar Swasta, serta industri kopi nasional.
“Melalui pembekalan ini, kami ingin memastikan setiap langkah ananda di tempat magang adalah langkah menuju kesuksesan masa depan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, berikan yang terbaik, dan jadilah pribadi yang tidak hanya ahli, tetapi juga bermanfaat bagi sesama dan bangsa,” tutup Nurliana Harahap. (R)





