MEDAN, Index Sumut – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan melaksanakan panen  padi sawah bersamadi Teaching Farm (TeFa) lahan milik Polbangtan Medan, Kamis (20/08/2026). Lahan yang ditanami padi sawah jenis Inpari 33 tersebut merupakan lahan praktek mahasiswa seluas 2000 meter persegi.

Panen dilaksanakan bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Sumut, Fariz Haholongan Hutagalung, Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, pegawai, dosen dan mahasiswa Polbangtan Medan.

Dari panen tersebut Polbangtan Medan berhasil mendapatkan panen sebanyak 7 ton. Semua kegiatan mulai dari menanam, perawatan hingga panen dilakukan oleh mahasiswa Polbangtan Medan.

Ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman yang mengatakan, pengenalan pertanian bagi kaum milenial sangat dibutuhkan untuk mengubah paradigma bahwa sektor pertanian yang menjanjikan dengan mengoperasikan berbagai macam teknologi.

“Sekolah vokasi seperti Polbangtan dan PEPI memiliki peran penting untuk memajukan pertanian. Ia menambahkan pertanian pun dapat digarap dengan cara-cara kekinian. Namun hal tersebut harus didukung oleh SDM yang memadai,” ujarnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BPPSDM) Pertanian, Idha Widi Arsanti menekan kan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) pertanian dalam upaya mencapai swasembada pangan.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin mengatakan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Polbangtan Medan siap bersaing di lapangan nantinya jika sudah turun ke industri pertanian.

“Kegiatan pembelajaran praktik mahasiswa ini bisa menjadi salah satu upaya agar mahasiswa bisa turun ke lapangan nantinya untuk mengawal program swasembada pangan,” ujar Muhammad Amin.

Sementara itu, Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap mengatakan melalui pembelajaran berbasis berbasis Teaching Farm (TEFA) demplot budidaya tanaman pangan, merupakan salah satu wujud dari dukungan untuk program swasembada pangan.

“Selain itu, Polbangtan Medan juga ingin mewujudkan program kampus mandiri pangan. Dimana hasil-hasil yang diperoleh dari lahan praktek mahasiswa bisa dimanfaatkan oleh pegawai dan mahasiswa,” ujar Nurliana.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Sumut, Fariz Haholongan Hutagalung mengatakan pihaknya akan melakukan kolaborasi bersama Polbangtan Medan dalam pengembangan komoditas hortikultura.

“Salahsatunya nanti, kita akan melakukan kolaborasi budidaya cabai di lahan praktek Polbangtan Medan. Ini salah satu dukungan pemerintah terhadap pendidikan pertanian untuk memajukan pertanian Indonesia, khususnya di Sumut,” ujarnya.

Kegiatan panen raya padi sawah ini merupakan salah satu kegiatan praktek mahasiswa di lahan Teaching Factory (TEFA) sebagai bagian dari penerapan praktik pertanian modern, termasuk penggunaan benih unggul dan teknologi mesin transplanter untuk mendukung kemandirian pangan. Panen ini melibatkan mahasiswa dalam budidaya padi sistemik, mulai dari persemaian dapog hingga pengelolaan lahan secara intensif untuk mencetak wirausaha muda pertanian. (R)

Share: