MEDAN, Index Sumut – Sebanyak 181 siswa beserta 14 guru pendamping dari Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Is Syah Hakim, Deli Tua, melakukan kunjungan edukatif ke Pusat Pendidikan Pertanian (Polbangtan) Medan, Rabu (14/10). Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa kelas 3 hingga 6 untuk mengenal dunia pertanian modern sejak dini.
Dalam kunjungannya, para siswa dibagi menjadi sembilan kelompok kecil dan berotasi mengunjungi tiga kawasan utama yaitu Kawasan SBSN, Lahan Pertanian & Perkebunan, serta Laboratorium Dasar.
Beragam kegiatan seru dan bermanfaat yang diikuti siswa seperti pembuatan susu kedelai, memanen sayur kangkung, memberi makan ikan, menanam cabai di polybag, belajar sistem budidaya hidroponik, mengenal traktor dan alat mesin pertanian, mempelajari sistem akuaponik dan praktik pembuatan sabun alami.
Suasana terasa sangat hidup. Para siswa tampak antusias, bertanya dengan aktif, dan tak sabar mencoba setiap aktivitas yang dipandu oleh tim TEFA, staf laboratorium, serta mahasiswa Polbangtan Medan.
Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian RI mengatakan bahwa pertanian bukan sekadar mencangkul dan menanam. Pertanian adalah masa depan bangsa. Mari menanamkan cinta pada pertanian sejak dini, karena dari pertanian kita membangun kedaulatan pangan dan kemandirian bangsa.
Idha Widi Arsanti, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian.
“Pertanian modern bukan lagi pekerjaan yang kuno, melainkan profesi yang menjanjikan dan penuh inovasi,” kata Arsanti.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin juga mengatakan jika pendidikan pertanian harus mulai sedini mungkin. Melalui pengalaman langsung, anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga menghargai proses, kerja keras, dan manfaat hasil alam.
Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap menyambut baik kunjungan siswa dari Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Is Syah Hakim ke Polbangtan Medan.
“Kami sangat senang menyambut kunjungan siswa MIS Al-Is Syah Hakim. Semoga apa yang dipelajari hari ini dapat bermanfaat dan menginspirasi mereka untuk mencintai pertanian, bahkan mungkin menjadi petani-petani muda yang hebat di masa depan,” kata Nurliana.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi foto bersama dan pembagian kenang-kenangan. Kunjungan ini bukan sekadar wisata belajar, melainkan bibit harapan bagi lahirnya generasi penerus yang peduli, memahami, dan bangga terhadap dunia pertanian Indonesia. Semangat belajar mereka hari ini adalah investasi masa depan pangan. (R)





