JAKARTA, Index Sumut – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program strategis, mulai dari perbaikan fasilitas pendidikan, perluasan Sekolah Rakyat, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta peresmian operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Menurut Prabowo, pemerintah bertekad memastikan seluruh anak Indonesia, termasuk dari keluarga kurang mampu, memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Kita bertekad untuk memperbaiki seluruh sekolah Indonesia untuk anak-anak rakyat kita. Kita bertekad semua anaknya orang yang paling lemah bisa sekolah dengan baik. Kita bangun Sekolah Rakyat. Kalau tidak salah di Tuban sudah ada sekolah rakyat. Akan kita tingkatkan jumlahnya dan kemampuannya,” kata Prabowo, dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (14/6).

Selain pendidikan, pemerintah juga menempatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas SDM nasional. Program tersebut dinilai berperan dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Meski demikian, Prabowo menegaskan pelaksanaan program MBG harus berjalan dengan tata kelola yang baik dan bebas dari penyimpangan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

“MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan karena MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat,” katanya.

Prabowo juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi utama dalam membangun SDM yang unggul dan menjaga kedaulatan bangsa. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan harus didukung oleh ketersediaan pangan yang memadai.

Karena itu, pemerintah terus mengembangkan berbagai program strategis yang saling terintegrasi, mulai dari MBG, pembentukan Koperasi Merah Putih, hingga pembangunan Desa Nelayan yang didukung oleh sektor pertanian, peternakan, dan perikanan nasional.

“Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, Desa Nelayan ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita, produksi pangan kita aman. Aman karbohidrat, aman protein, aman ternak. Jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan,” pungkas Prabowo.

Melalui kombinasi penguatan pendidikan, pemenuhan gizi, serta ketahanan pangan, pemerintah berharap mampu menciptakan SDM yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing guna mendukung visi pembangunan Indonesia di masa depan. (cnni)

Share: