JAKARTA, Index Sumut – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini melanjutkan penguatan setelah sempat ambruk pada perdagangan kemarin. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa, 13 Januari 2026, IHSG berada di posisi 8.931,242.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.32 WIB, IHSG langsung menguat sebanyak 63,805 poin setara 0,72 persen ke level 8.948,528.

Dilansir dari metrotvnews.com, Selasa (13/1), disebutkan ada sebanyak 386 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 176 saham lainnya melemah dan 148 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.32 WIB sebanyak Rp6,270 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 11,352 miliar saham.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, IHSG berpotensi rebound jika kuat bertahan di support 8.870. Meskipun demikian, ia memberikan peringatan investor untuk tetap berhati-hati jika break di bawah 8.870, IHSG bisa berpotensi koreksi kembali ke level 8.700-8.720.

“Diperkirakan support IHSG ada di level 8.720-8.780 dan resist IHSG di level 8.930-9.000,” ungkap Fanny dalam analisis hariannya.

Adapun, riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, di perdagangan sebelumnya (12/1), IHSG ditutup turun 0,58 persen, tapi disertai dengan net buy asing sebesar Rp205 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBRI, ANTM, TLKM, ADRO, dan IMPC.

Sementara itu, indeks-indeks saham Wall Street kembali mencatat rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) pada Senin (12/1). Kenaikan tersebut terjadi ketika investor memilih mengabaikan kekhawatiran atas independensi The Fed di tengah penyelidikan pidana terhadap Ketua The Fed Jerome Powell. Indeks S&P 500 tercatat naik 0,16 persen, Dow Jones menguat 0,17 persen, dan Nasdaq Composite juga naik 0,26 persen.

Di sisi lain, Bursa Asia kompak menguat pada perdagangan Senin (12/1). Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,44 persen, Taiex Taiwan menguat 0,92 persen, Kospi Korea Selatan bertambah 0,82 persen dan ASX 200 Australia menguat 0,48 persen. Sementara itu, FTSE Straits Times menguat 0,47 persen dan FTSE Malay KLCI naik 0,53 persen.

Share: