MEDAN, Index Sumut – Kementerian Pertanian melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan membuka secara resmi kegiatan Ujian Praktik Sertifikasi Pilot Drone yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), di Kampus Polbangtan Medan, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian strategis dalam mendukung penguatan sumber daya manusia pertanian berbasis teknologi di bawah koordinasi Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian.

Sebanyak 15 peserta mengikuti ujian sertifikasi ini, terdiri dari 10 orang Brigade Pangan Sumatera Utara, 1 orang penyuluh pertanian, serta 5 peserta dari masyarakat umum. Pelaksanaan sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis dalam pengoperasian drone pertanian, khususnya dalam mendukung efisiensi kegiatan budidaya dan perlindungan tanaman.

Ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi drone dalam Brigade Pangan harus didukung dengan peningkatan kapasitas dan sertifikasi operator agar penggunaannya optimal dan tepat sasaran.

“Pemanfaatan drone ini bukan sekadar modernisasi alat, tetapi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia pertanian. Karena itu, operator Brigade Pangan harus memiliki kompetensi dan sertifikasi agar penggunaan teknologi ini efektif, efisien, dan aman,” tegas Mentan.

Kepala Badan PPSDM Pertanian, Idha Widi Arsanti bahwa sertifikasi pilot drone menjadi standar wajib untuk memastikan bahwa pemanfaatan teknologi pertanian berjalan aman, efektif, dan sesuai regulasi. Dengan operator yang tersertifikasi, Brigade Pangan dapat bekerja lebih profesional, meningkatkan efisiensi, serta menjamin ketepatan aplikasi dalam budidaya pertanian modern.

Dalam sambutannya, Direktur Polbangtan Medan menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), khususnya drone yang telah diberikan kepada Brigade Pangan. Ia mengingatkan agar bantuan tersebut tidak dibiarkan menganggur, melainkan harus dimanfaatkan secara produktif dan dirawat dengan baik sehingga memberikan nilai ekonomi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi drone yang optimal dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong penambahan jumlah alsintan di masa mendatang.

“Selamat kepada Brigade Pangan yang telah menerima bantuan drone. Gunakan secara optimal, jangan dibiarkan tidak bekerja. Rawat dengan baik agar memberikan keuntungan dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani. Ini merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam mendukung program swasembada pangan nasional,” tegasnya.

Direktur juga menyampaikan apresiasi kepada APDI atas konsistensinya dalam menyelenggarakan kegiatan sertifikasi secara rutin setiap bulan di Polbangtan Medan. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah konkret dalam mendorong adopsi teknologi pertanian modern di Sumatera Utara, khususnya dalam penggunaan drone untuk aplikasi pemupukan, penyemprotan pestisida, serta pemetaan lahan pertanian berbasis presisi.

Kegiatan sertifikasi drone ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin yang mengatakan pemanfaatan teknologi drone dalam Brigade Pangan harus diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi operator drone.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris APDI Sumatera Utara yang juga bertindak sebagai instruktur, Om Luqman, serta Divisi Sertifikasi APDI, Makruf, dan instruktur APDI dari Jakarta. Kehadiran para instruktur bersertifikasi ini memastikan pelaksanaan uji kompetensi berjalan sesuai standar nasional dan profesional.

Kegiatan ini sejalan dengan isu strategis pertanian Indonesia saat ini, yaitu percepatan transformasi digital sektor pertanian, peningkatan efisiensi produksi, serta penguatan kapasitas petani dan penyuluh dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan keterbatasan tenaga kerja. Melalui sertifikasi pilot drone ini, Polbangtan Medan bersama BPPSDMP terus berkomitmen mencetak SDM pertanian yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.(R)

Share: