MEDAN, Index Sumut – Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang mekanisasi pertanian, Kementerian Pertanian melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan melaksanakan pelatihan alat dan mesin pertanian (alsintan), Selasa (12/5/2026).

Kegiatan berlangsung di UPT Pelatihan dan Mekanisasi Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumatera Utara ini bekerjasama dengan PT. Korin Mulia Gemilang.

Pelatihan ini diikuti oleh 10 peserta yang terdiri atas dosen, Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP), dan mahasiswa Polbangtan Medan. Kegiatan difokuskan pada peningkatan kemampuan peserta dalam pengoperasian serta pemeliharaan alat dan mesin pertanian guna mendukung kegiatan Teaching Factory (TEFA) dan praktik lapangan mahasiswa.

Ini searah dengan pernyataan dari Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang mengatakan bahwa pelatihan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi dosen dan mahasiswa Polbangtan merupakan langkah strategis untuk mempercepat transformasi pertanian modern di Indonesia.

Menurutnya, penguasaan teknologi dan mekanisasi pertanian menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, serta mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

“Mahasiswa dan dosen pertanian harus mampu menjadi penggerak modernisasi pertanian. Penguasaan alsintan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk menjawab tantangan pertanian masa depan,” ujar Mentan Amran.

Ia juga menekankan bahwa generasi muda pertanian harus adaptif terhadap teknologi, inovatif, dan siap terjun langsung mendampingi petani di lapangan.

Begitu juga dengan yang disampaikan oleh Kepala BPPSDM Pertanian, Idha Widi Arsanti yang menyampaikan bahwa pelatihan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi dosen dan mahasiswa Polbangtan Medan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia pertanian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi modern.

“Penguasaan teknologi alsintan menjadi kebutuhan penting dalam mendukung transformasi pertanian modern. Melalui pelatihan ini, dosen dan mahasiswa diharapkan mampu memahami pengoperasian, perawatan, hingga pemanfaatan alsintan secara efektif untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin juga menambahkan, keterlibatan mahasiswa secara langsung dalam praktik penggunaan alsintan akan memperkuat kemampuan teknis dan kesiapan mereka menjadi generasi muda pertanian yang profesional, inovatif, dan mampu mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap mengatakan, dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan teknis terkait penggunaan berbagai alsintan modern, di antaranya satu unit traktor roda empat beserta implementnya dan satu unit traktor roda dua.

“Peserta juga diberikan pemahaman mengenai perawatan alat agar dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan dalam mendukung aktivitas pembelajaran maupun kegiatan pertanian di lapangan,” imbuhnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polbangtan Medan dalam memperkuat kompetensi mahasiswa dan tenaga pendidik di bidang mekanisasi pertanian, sejalan dengan kebutuhan sektor pertanian modern yang semakin mengedepankan efisiensi dan teknologi.

Melalui pelatihan ini diharapkan mahasiswa, dosen, dan PLP mampu meningkatkan keterampilan teknis dalam pengelolaan alsintan sehingga dapat mendukung pengembangan pertanian modern dan percepatan peningkatan produktivitas pertanian di Sumatera Utara.(R)

Share: