MEDAN, Index Sumut – Kementerian Pertanian melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Auditor Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi mahasiswa.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 21 sampai dengan 22 Mei 2026 secara online dan 22 sampai dengan 25 Mei 2026 Secara Offline di Aula Polbangtan Medan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.
Mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Mahasiswa melalui Pelatihan dan Sertifikasi ISPO untuk Mendukung Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan”, kegiatan ini diikuti oleh 78 mahasiswa Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan serta 2 orang dosen Polbangtan Medan.
Kegiatan ini searah dengan pernyataan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang menegaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi kompetensi ISPO bagi mahasiswa merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang unggul, profesional, dan berdaya saing global.
“Mahasiswa pertanian harus dibekali tidak hanya dengan kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi teknis dan pemahaman terhadap standar keberlanjutan perkebunan sawit Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPPSDM Pertanian, Idha Widi Arsanti mengatakan, melalui sertifikasi kompetensi ISPO, mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan sesuai standar nasional.
“Kami ingin lulusan pertanian memiliki daya saing tinggi serta siap menjawab tantangan industri sawit global,” ujarnya.
Begitu juga yang disampaikan oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin menyampaikan bahwa pelaksanaan sertifikasi kompetensi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi mahasiswa merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang profesional, berdaya saing, dan memahami prinsip keberlanjutan di sektor perkebunan kelapa sawit. Sertifikasi ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja sekaligus mendukung implementasi tata kelola sawit berkelanjutan di Indonesia.
Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap mengatakan, pelatihan dan sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip ISPO pada sektor perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.
“Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep ISPO, praktik perkebunan sawit berkelanjutan, serta kemampuan teknis dan administratif terkait implementasi ISPO,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh sertifikat pelatihan dan sertifikasi kompetensi Auditor ISPO yang dapat meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan penguatan sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia industri.
Bagi mahasiswa, pelatihan ini memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan tentang ISPO, pemahaman praktik perkebunan sawit berkelanjutan, serta nilai tambah kompetitif untuk memasuki dunia kerja. Sementara bagi Polbangtan Medan, kegiatan ini mendukung peningkatan kompetensi lulusan dan memperkuat kerja sama dengan sektor industri perkebunan.
“Di sisi lain, industri perkebunan kelapa sawit juga memperoleh manfaat melalui tersedianya calon tenaga kerja yang kompeten dan memahami implementasi perkebunan sawit berkelanjutan sesuai standar ISPO,” imbuh Nurliana.
Output dari kegiatan ini meliputi tersertifikasinya kompetensi ISPO mahasiswa, penerbitan sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi sesuai skema ISPO dari lembaga sertifikasi terkait, meningkatnya kompetensi peserta dalam memahami prinsip dan kriteria ISPO, legalitas perkebunan, pengelolaan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) perkebunan, audit serta dokumentasi ISPO. Selain itu, kegiatan ini juga memastikan terselenggaranya Uji Kompetensi (UJK) sertifikasi kompetensi ISPO secara objektif dan terstandar.
Adapun penyelenggara pelatihan dan sertifikasi Auditor ISPO ini bekerjasma dengan LP Daya Guna Lestari, lembaga pelatihan yang telah resmi ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan melalui Keputusan Nomor 91/Kpts/PP.140/E/08/2025 sebagai Lembaga Pelatihan ISPO.
Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, Polbangtan Medan berharap dapat mencetak lulusan pertanian yang profesional, berdaya saing, dan mampu mendukung pengembangan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia.(R)





