MEDAN, Index Sumut – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan melalui kolaborasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM), dan Ikatan Mahasiswa Polbangtan Indonesia (IMPPI) menyelenggarakan kegiatan “Sharing Session for Career Bersama Alumni Polbangtan Medan”, Jumat (18/9/2026), di Gedung Amarilis Polbangtan Medan.
Kegiatan yang dibimbing oleh Wakil Direktur III dan pembimbing kemahasiswaan dan kelembagaan Polbangtan Medan ini diikuti oleh 126 mahasiswa tingkat IV dari Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) dan Penyuluhan Perkebunan Presisi (PPP).
Hadir sebagai narasumber, Iqbal Irvan Syahputra, yang saat ini berprofesi sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan, serta Letda Inf Fery Sanjaya Pulungan, yang berkarier di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kegiatan ini sesuai dengan arahan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia pertanian sebagai salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.
Menurutnya, generasi muda pertanian harus memiliki kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta keberanian untuk mengambil peran dalam pembangunan sektor pertanian.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BPPSDM Pertanian, Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa pendidikan vokasi pertanian harus mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“Lulusan pendidikan vokasi pertanian harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, mahasiswa perlu dibekali tidak hanya dengan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga soft skill, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi,” ujar Idha.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin yang mengatakan, penguatan sumber daya manusia tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung agenda pembangunan pertanian nasional.
Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap mengatakan, pendidikan vokasi pertanian tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memiliki kesiapan memasuki dunia kerja, berwirausaha, dan menciptakan lapangan pekerjaan.
“Sharing session menjadi wadah bagi mahasiswa tingkat akhir untuk mendapatkan wawasan, pengalaman, serta motivasi dari alumni yang telah terjun ke dunia profesional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk memahami berbagai pilihan karier sekaligus mempersiapkan kompetensi yang dibutuhkan setelah menyelesaikan pendidikan di Polbangtan Medan,” ujarnya.
Kedua narasumber berbagi pengalaman perjalanan karier setelah menyelesaikan pendidikan, termasuk proses memasuki dunia kerja, pengembangan kompetensi, tantangan di dunia profesional, serta berbagai pengalaman yang dapat menjadi pembelajaran bagi mahasiswa.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan narasumber melalui tanya jawab mengenai persiapan memasuki dunia kerja, peluang karier, hingga strategi mengembangkan diri setelah lulus.
Wakil Direktur III Polbangtan Medan, Tience E. Pakpahan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa tingkat IV memperoleh gambaran mengenai berbagai pilihan karier yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan.
“Mahasiswa tingkat IV perlu mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Melalui sharing session ini, kami berharap mahasiswa mendapatkan gambaran tentang karier yang dapat mereka pilih setelah lulus, sehingga mereka tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan untuk memasuki dunia kerja,” ujar Tience.
Ia menambahkan, kegiatan sharing session akan terus dikembangkan dengan menghadirkan alumni yang memiliki latar belakang profesi yang beragam.
“Ke depan, kami akan menghadirkan alumni dengan latar belakang pekerjaan yang berbeda, seperti wirausaha di bidang pertanian, alumni yang melanjutkan studi ke luar negeri, maupun alumni yang berkarier sebagai asisten kebun. Dengan demikian, mahasiswa dapat melihat lebih banyak pilihan dan peluang karier setelah lulus,” lanjutnya.
Kegiatan Sharing Session for Career Bersama Alumni Polbangtan Medan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya Polbangtan Medan dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis di bidang pertanian, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja serta memiliki wawasan yang luas dalam membangun karier.
Melalui interaksi langsung dengan alumni, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring, serta mempersiapkan langkah karier sejak masih berada di bangku perkuliahan.(R)





