MEDAN, Index Sumut – Langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian Indonesia diwujudkan melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Diskusi Kerja Sama antara PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan.

Kegiatan berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026 di Ruang Rapat Polbangtan Medan, berfokus pada Program Sinergi Penguatan Sumber Daya Manusia dan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat, guna menjembatani pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri pertanian modern.

Penandatanganan dokumen dilakukan oleh Koko Sudiro (Direktur Keuangan & Umum PT PIM) dan Nurliana Harahap (Direktur Polbangtan Medan), disaksikan oleh jajaran pimpinan kedua institusi.

Turut hadir dalam kegiatan dari PT Pupuk Iskandar Muda, Koko Sudiro, Direktur Keuangan & Umum, M. Taufik, SVP SDM, Arief Budi Dharma, VP Manajemen & Pengembangan SDM, Rachmat Mustaqim, VP Pengelolaan Pelanggan, Teuku Alfianda Officer Learning Development, Novan Umaya, Asisten Officer Agrosolution Aceh dan Inas Salma, Assistant Officer Learning Development.

Dari Polbangtan Medan juga turut hadir Nurliana Harahap, Direktur Polbangtan Medan, Gusti Setiavani, Wakil Direktur I Bidang Akademik & Kerja Sama dan jajaran dosen dan seluruh civitas akademika Polbangtan Medan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyambut baik kerja sama ini. Kerja sama antara lembaga pendidikan vokasi dan industri strategis seperti PT PIM adalah langkah yang sangat tepat.

“Kita tidak hanya membutuhkan lulusan yang cakap secara teori, tetapi juga yang siap bekerja dan berinovasi di lapangan. Sinergi ini akan melahirkan generasi petani dan tenaga profesional pertanian yang tangguh, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti menegaskan pentingnya kesesuaian antara pendidikan dan dunia kerja. Pendidikan vokasi pertanian harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

“Kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara kampus dan industri dapat mempercepat peningkatan kompetensi SDM pertanian yang tidak hanya terampil, tetapi juga berkarakter kuat,” ungkapnya.

Kapusdiktan, Muhammad Amin juga memberikan apresiasi program magang bersertifikat ini. Program ini menjadi jembatan penting bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu yang didapat di kelas langsung di lingkungan kerja yang sesungguhnya.

“Dengan adanya sertifikasi kompetensi, lulusan Polbangtan Medan semakin siap bersaing dan berkontribusi di berbagai sektor pertanian nasional,” tuturnya.

Direktur Polbangtan Medan Nurliana Harahap, menyambut hangat kedatangan pihak PT PIM.

“Selamat datang Direktur dan rombongan. Polbangtan Medan adalah perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Pertanian yang menyelenggarakan pendidikan Diploma IV bidang pertanian dan perkebunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nurliana menyampaikan harapan besar dari kerja sama ini bahwa Polbangtan Medan siap berkolaborasi dengan PT PIM baik dalam penelitian maupun penguatan kapasitas mahasiswa.

“Kami berharap alumni Polbangtan Medan diberikan kesempatan berkarir di PIM sesuai kebutuhan perusahaan. Selain itu, kita dapat bersama-sama menyelenggarakan kuliah praktisi dan membangun lahan percontohan untuk pengembangan pertanian modern kedepannya,” kata Nurliana.

Polbangtan Medan memiliki beragam komoditas seperti kopi, kakao, sawit, hingga padi, serta dilengkapi dengan Teaching Factory (TEFA).

“Di TEFA ini lah teknologi pembelajaran diterapkan mendekati dunia nyata industri. Sehingga link and match antara pendidikan dan dunia usaha dan dunia industri terbangun, dan begitu lulus, alumni sudah siap pakai,” jelas Nurliana.

“Mahasiswa kami dididik untuk berkarakter dan disiplin. Kami juga memfasilitasi sertifikasi kompetensi, termasuk sertifikasi ISPO. Polbangtan Medan siap memfasilitasi hal tersebut. Kerja sama dengan PT PIM menjadi mitra baru yang sangat berharga bagi kami,” tambahnya.

Direktur Keuangan & Umum PT PIM, Koko Sudiro, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang sempat terjalin pada tahun 2023 namun terputus akibat adanya perubahan manajemen.

“Setelah ditinjau kembali, kami menyadari bahwa kerja sama ini harus dilanjutkan. Hari kami hadir dalam dua tim yaitu Tim SDM kami berurusan dengan pencarian talenta terbaik, sementara tim Agrosolution berfokus pada penerapan teknologi di lapangan,” ungkapnya.

Koko Sudiro menjelaskan ruang lingkup kerja sama Program magang ini secara spesifik akan difokuskan pada Agrosolution. Mahasiswa akan mengawal seluruh kegiatan di dalamnya, mulai dari input hingga proses pengawasan di lapangan.

“Kami sangat tertarik dengan penguasaan teknologi drone yang dimiliki Polbangtan Medan. Riset yang dilakukan di kampus dapat dipraktikkan langsung di lahan operasional PT PIM. Harapan kami, program Agrosolution terus berkembang luas baik dari segi lahan maupun efektivitas penggunaan pupuk, guna memastikan produktivitas pertanian nasional terus terjaga,” tegasnya.

Berdasarkan perjanjian yang disepakati, ruang lingkup kerja sama meliputi penyelarasan kurikulum dan silabus praktik kerja lapangan (magang), pembelajaran teori dan praktik sesuai standar industri, penempatan mahasiswa di unit operasional PT PIM, pengabdian masyarakat serta penelitian bersama, kuliah praktisi dari tenaga ahli PT PIM, program magang berdurasi hingga 6 bulan, dengan kemungkinan perpanjangan serta kesempatan memperoleh sertifikat industri.

Acara ditutup dengan penandatanganan MoU dan sesi diskusi yang hangat antara kedua belah pihak. Penandatanganan kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen PT Pupuk Iskandar Muda dan Polbangtan Medan dalam mencetak tenaga kerja pertanian yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga siap bersaing di dunia industri. Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang dapat diperluas, demi mewujudkan pertanian Indonesia yang modern, mandiri, dan berkelanjutan. (R)

Share: